Buka konten ini
LONDON (BP) – Arsenal menjadi klub pertama yang mampu membekuk Paris Saint-Germain (PSG) di musim ini. Klub berjuluk The Gunners itu melakukannya dalam matchday kedua fase league Liga Champions di Stadion Emirates, London, pada 2 Oktober lalu.
Arsenal pun membidik repetisi saat kedua klub berhadapan di stadion yang sama dalam first leg semifinal dini hari nanti (siaran langsung SCTV/beIN Sports 1/beIN Sports Connect/Vidio pukul 02.00 WIB).
Meski sukses mengeliminasi dua klub Premier League sebelumnya, Liverpool FC dan Aston Villa, PSG menilai Arsenal jauh lebih tangguh dari pertemuan sebelumnya. Apalagi, skuad besutan Mikel Arteta dalam konfidensi tinggi setelah menyingkirkan juara bertahan Real Madrid di perempat final.
“Kami sudah merasakan mereka (Arsenal) hebat dari segala aspek. Kami tahu, di babak ini, mereka bisa lebih hebat lagi,” ucap bek sekaligus kapten PSG Marquinhos saat diwawancarai di DAZN.
Faktanya, Arsenal sudah dua bulan belum terkalahkan di segala ajang, Premier League maupun Liga Champions. Sebaliknya, rekor tidak terkalahkan PSG di Ligue 1 terhenti pada journee ke-31 setelah dipermalukan OGC Nice di kandang sendiri pekan lalu (26/4).
Selain itu, di Liga Champions, Arsenal masih unbeaten dalam delapan laga beruntun. Leandro Trossard, winger Arsenal yang kemungkinan main sebagai false nine dini hari nanti menganggap pengalaman pernah menang 3-0 atas Real di Emirates masih terasa. “Kami ingin mencapai malam yang sama seperti malam itu (saat mengalahkan Real),” tutur Trossard kepada London Evening Standard.
Apalagi, pascakeberhasilan menyingkirkan Real, Real diposisikan sebagai favorit juara Liga Champions musim ini oleh Opta Supercomputer. Persentase Arsenal memenangi trofi mencapai 31,3 persen. Unggul atas FC Barcelona (27,4 persen), PSG (22 persen), dan Inter Milan yang hanya 19,2 persen.
“Aku pikir dari sini (laga lawan PSG) akan menjadi ujian mentalitas Arsenal jika ingin memenangi Liga Champions,” tutur Paul Merson, pandit Sky Sports yang eks striker Arsenal. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO