WAJAH Batam sebagai gerbang wisata internasional kembali tercoreng. Dugaan praktik pungutan liar (pungli) di pintu masuk negara mencuat, setelah sejumlah wisatawan asing mengaku diminta membayar hingga ratusan dolar Singapura agar bisa lolos pemeriksaan imigrasi di Terminal Feri Internasional Batam Centre.
Mengutip mothership.sg, kisah mereka berangkat dari pengalaman berbeda, namun memiliki pola yang hampir serupa: dihentikan di antrean, dibawa ke ruangan tertutup, lalu diminta uang dengan ancaman tidak bisa melanjutkan perjalanan.
Salah satu korban berinisial AC, warga Singapura, mengaku mengalami kejadian itu pada 13 Maret 2026 saat tiba di Batam bersama pasangannya.
Saat hendak menggunakan jalur otomatis, mereka tiba-tiba dihentikan petugas dan diminta menunggu di luar sebuah ruangan yang disebutnya sebagai “ruang interogasi tersembunyi”.
Di lokasi tersebut, sejumlah warga asing dari berbagai negara tampak menunggu dengan wajah cemas. Mereka dipanggil satu per satu. “Pasangan saya keluar dan bilang mereka minta uang,” ujar AC.
Ketika gilirannya tiba, AC mengaku mendapat perlakuan intimidatif. Ia ditanya dengan nada tinggi dan dituduh melanggar aturan...
BATAM (BP) – Posko pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR) yang dibuka Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kepulauan Riau mencatat puluhan laporan keterlambatan pembayaran THR sepanjang 2026. Total sebanyak...
KARIMUN (BP) – Pemerintah daerah mulai dihadapkan pada tekanan fiskal yang kian ketat. Selain keterbatasan arus kas, pemerintah juga harus menyesuaikan dengan ketentuan Pasal 146 Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPPPD), yang membatasi belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD.
Bupati Karimun, Iskandarsyah, mengatakan, aturan tersebut akan mulai berlaku pada...
BATAM (BP) – Eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat mulai memberi tekanan nyata terhadap perekonomian Batam. Dampak paling terasa muncul pada kenaikan biaya operasional industri, terutama di sektor energi dan logistik.
Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, mengatakan, efek awal dari gejolak global ini bukanlah penurunan aktivitas industri, melainkan lonjakan risiko biaya yang harus ditanggung pelaku usaha.
“Dampak langsung yang paling cepat terasa adalah kenaikan risiko biaya—energi, ongkos...
BATAM (BP) – Arus balik Lebaran 2026 di lintasan Pelabuhan RoRo Tanjung Uban menuju Telaga Punggur, Nongsa, Batam, mulai menunjukkan lonjakan signifikan. Penumpang memadati pelabuhan, sementara antrean kendaraan pribadi terlihat kian mengular menuju dermaga.
Mengantisipasi kondisi tersebut, frekuensi pelayaran ditambah, sementara pengamanan diperketat oleh aparat gabungan.
General Manager ASDP Batam, Reno Yulianto, mengatakan, pihaknya meningkatkan jumlah pelayaran dari 13 trip menjadi 15 trip per hari dengan mengoperasikan empat kapal.
“Biasanya 13 trip, sekarang kami tambah menjadi 15 trip per hari untuk mengakomodasi peningkatan penumpang saat arus balik,” ujarnya.
Data ASDP mencatat, jumlah penumpang pada H+1 Lebaran (22 Maret 2026) mencapai 5.496 orang dengan 1.534 kendaraan. Angka tersebut meningkat pada H+2 menjadi 6.064 penumpang dan 1.655 kendaraan.
Sementara pada H+3 (24 Maret 2026), tercatat 5.602 penumpang dengan 1.475 kendaraan. Secara...