Sabtu, 21 Februari 2026

Banjir Jadi Prioritas Amsakar-Li Claudia

BATAM (BP) – Hujan deras yang mengguyur Kota Batam sejak pagi hingga malam, Kamis (19/2), memicu banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah. Genangan air terpantau di beberapa ruas jalan protokol, sementara tebing di Simpang Bengkong Baru kembali ambrol. Sejumlah kawasan seperti Batam Center, Bengkong, Jodoh-Nagoya, Tiban, hingga Sekupang terendam air. Di Seraya Atas, air meluap dari parit ke badan jalan dengan ketinggian mencapai di bawah lutut orang dewasa. Kondisi serupa juga terlihat di Seipanas menuju Bengkong, tepatnya di sekitar SMPN 6 Batam. Di Simpang K-Square Batam Center, genangan mencapai di...

Investasi Rp500 Triliun Masuk ke Galang

DARI Washington DC, Amerika Serikat, sinyal besar itu dikirim ke Batam. Presiden Prabowo Subianto menyaksikan langsung penandatanganan perjanjian bisnis strategis antara Proyek Strategis Nasional (PSN) Wiraraja Green Renewable Energy & Smart Eco-Industrial Park di Galang dengan sejumlah perusahaan Amerika Serikat, Rabu (18/2). Penandatanganan berlangsung di kantor U.S. Chamber of Commerce dan menandai babak baru kolaborasi industri berteknologi tinggi berbasis energi berkelanjutan antara Indonesia dan Amerika Serikat. Lebih dari sekadar seremoni,...

Izin THM Bandel Terancam Dibekukan

BATAM (BP) – Lampu-lampu hiburan malam yang biasanya menyala hingga dini hari akan meredup lebih cepat selama Ramadan 1447 Hijriah. Pemerintah Kota (Pemko) Batam resmi menetapkan skema pembatasan kebijakan operasional Tempat Hiburan Malam (THM) dengan pola 3-3-3, sebagai upaya menjaga ketertiban sekaligus menghormati kekhusyukan bulan suci. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, menegaskan pengawasan akan dilakukan secara ketat melalui tim terpadu. “Ada tim pengawasan,” ujar Ardiwinata, Jumat (20/2). Ia menjelaskan, konsep 3-3-3 mengatur penutupan THM dalam tiga fase. Pertama,...

Nelayan Desak Transparansi Kasus Limbah B3

BATAM (BP) – Tumpahan limbah sludge oil di perairan Pulau Dangas kembali memicu kemarahan nelayan pesisir. Kapal Landing Craft Tank (LCT) Mutiara Garlib Samudera diduga menjadi sumber tumpahan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3)...
spot_img

Importir Tertekan, Eksportir Panen

BATAM (BP) – Angka kurs itu bergerak pelan, tetapi dampaknya terasa cepat. Ketika rupiah melemah hingga berada di kisaran Rp4.290 per ringgit Malaysia dan Rp13.325 per dolar Singapura, dunia usaha di Batam ikut bergeser ritmenya. Bagi pelaku usaha yang bergantung pada bahan baku impor namun memasarkan produknya di dalam negeri, kondisi ini bukan kabar baik. Kenaikan kurs otomatis mendongkrak biaya impor. Harga pokok produksi naik, sementara daya beli masyarakat belum tentu ikut menguat. Ketua Apindo Batam, Rafki Rasyid, menyebut sektor inilah yang paling merasakan tekanan. “Biaya impor meningkat karena kurs melemah. Kalau harga jual tidak bisa langsung disesuaikan, margin keuntungan tergerus,” ujarnya,...

Konjen Singapura Puji Transformasi BP Batam

BATAM (BP) – Iklim investasi Batam kembali menuai apresiasi dari perwakilan asing. Konsulat Jenderal Singapura untuk Batam, Gavin Ang,...
spot_img

DIGITAL PAPER

spot_img