Minggu, 31 Mei 2026

Kloter Pertama Debarkasi Batam Tiba 1 Juni 2026

BATAM (BP) – Jemaah haji Kloter 1 Debarkasi Batam dijadwalkan menjadi rombongan pertama yang kembali ke Tanah Air pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kepulangan perdana tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin (1/6) sore melalui Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam yang juga Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau, Muhammad Syafii, mengatakan,...

Jejak Bahan Baku Nuklir Ilegal Diendus

BATAM (BP) – Misteri asal-usul ratusan ton mineral yang mengandung unsur radioaktif dan Logam Tanah Jarang (LTJ) ilegal di Batam masih terus diburu aparat gabungan. Penyelidikan kini tidak hanya fokus pada proses pengiriman barang, tetapi juga menelusuri lokasi tambang, jaringan distribusi, perusahaan eksportir, hingga pemilik sebenarnya dari muatan bernilai triliunan rupiah tersebut. Kasus ini menjadi perhatian serius setelah hasil uji laboratorium menemukan kandungan sejumlah unsur strategis pada sampel mineral ilminite yang diamankan dari kapal TB Capricorn 106/TK Capricorn 92.210. Beberapa kandungan yang ditemukan antara lain Zirconium Oxide, Thorium Oxide, Neodymium Oxide, Triuranium Oktasida hingga Cerium Oksida. Material tersebut diketahui memiliki nilai ekonomi tinggi dan berkaitan dengan industri teknologi strategis hingga energi. Komandan Kodaeral IV Laksda TNI Berkat Widjanarko mengatakan, penyelidikan masih terus dikembangkan secara menyeluruh. “Sekarang masih dilakukan pendalaman secara menyeluruh, mulai dari asal barang, dokumen pengiriman hingga pihak-pihak yang terkait dalam proses ekspor tersebut,” ujarnya. Dugaan kuat pun mengarah pada aktivitas pertambangan ilegal atau pengelolaan minerba tanpa izin resmi. Aparat juga...
spot_img

Menuju Gencatan 60 Hari, AS dan Iran Masih Tarik Ulur

WASHINGTON (BP) - Amerika Serikat dan Iran dilaporkan mulai menemukan titik temu untuk meredakan ketegangan yang selama ini memanaskan kawasan Timur Tengah. Kedua negara disebut telah mencapai nota kesepahaman awal atau memorandum of understanding (MOU) untuk memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari...

Scam Keuangan Digital kian Menggila

BATAM (BP) — Aktivitas keuangan ilegal di ruang digital masih terus bermunculan dengan berbagai modus baru yang semakin sulit dikenali masyarakat. Sepanjang triwulan pertama 2026, Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) menghentikan 951 entitas pinjaman online ilegal serta menemukan dua penawaran investasi ilegal yang beroperasi melalui situs dan aplikasi digital. Maraknya temuan tersebut menunjukkan praktik scam keuangan berbasis internet masih menjadi ancaman serius, meski pemerintah bersama otoritas jasa keuangan terus melakukan pemblokiran dan penindakan. Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengatakan pengawasan terus diperkuat sebagai bagian dari upaya melindungi masyarakat dari praktik penipuan transaksi keuangan yang semakin berkembang di era digital. “Dari 1 Januari 2026 sampai dengan 31 Maret 2026, Satgas PASTI telah menemukan dan menghentikan 951 entitas pinjol ilegal serta dua penawaran investasi ilegal pada sejumlah situs dan aplikasi yang berpotensi merugikan masyarakat,” kata Hudiyanto, Jumat (29/5). Selain pinjaman online ilegal, Satgas...

Otak Jaringan Scam Belum Tersentuh

BATAM (BP) – Tiga pekan pascapenggerebekan 210 warga negara asing (WNA) di Apartemen Baloi View, Lubukbaja, aparat penegak hukum belum juga berhasil mengungkap siapa pengendali utama jaringan scam online internasional yang beroperasi dari Batam tersebut. Penanganan perkara sejauh ini masih berkutat pada dugaan pelanggaran administrasi keimigrasian. Sementara dugaan tindak pidana siber seperti love scam, judi online, hingga phishing e-commerce lintas negara belum menyentuh aktor utama di balik operasi tersebut. Seluruh WNA yang diamankan dalam operasi pada 6 Mei 2026 lalu hingga kini masih menjalani pemeriksaan di Rumah Detensi Imigrasi Batam. Namun, publik belum mendapatkan penjelasan rinci mengenai perkembangan penyidikan maupun kemungkinan pengembangan perkara ke ranah pidana siber. Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Batam,...

Pulau Katang Ternyata Resort Mangkrak

TANJUNGPINANG (BP) – Polemik penjualan Pulau Katang di Kabupaten Lingga melalui media sosial terus menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bersama Pemkab Lingga kini masih menelusuri kebenaran penawaran pulau tersebut yang viral dengan harga Rp65 miliar. Kepala Desa Benan, Yadi, membenarkan Pulau Katang berada di wilayah Desa Benan, Kecamatan Katang Bidara. Namun, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti siapa pemilik lahan maupun pihak yang menawarkan pulau tersebut untuk dijual. Menurut dia, pulau itu tidak memiliki penduduk tetap. Di lokasi hanya terdapat kebun kelapa dan sebuah bangunan resort yang mangkrak sejak lama. “Tidak tahu siapa pemilik resort-nya. Tempat itu belum selesai dibangun. Dibangunnya sebelum saya menjabat,” ujar Yadi. Ia menyebut selama ini Pulau Katang memang tidak dihuni masyarakat dan aktivitas di lokasi juga sangat minim. Di sisi lain, Pemprov Kepri menegaskan bahwa secara hukum sebuah pulau tidak dapat dimiliki ataupun diperjualbelikan...

DIGITAL PAPER

spot_img