Selasa, 2 Juni 2026

Dexlite dan Pertamina Dex Melorot

BATAM (BP) – Kabar baik bagi pengguna bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di Batam dan Kepulauan Riau. PT Pertamina Patra Niaga kembali menurunkan harga...

Ribuan Buruh Bakal Dirumahkan

KABAR mengenai sekitar 3.000 pekerja di salah satu kawasan industri di Kota Batam disebut-sebut bakal dirumahkan mulai memicu keresahan di kalangan buruh. Informasi yang beredar menyebut lebih dari 20 perusahaan manufaktur berpotensi terdampak kondisi global, sehingga mau tak mau harus merumahkan pekerjanya. Namun hingga kini, pemerintah maupun serikat pekerja mengaku belum menerima laporan resmi yang dapat memastikan kebenaran kabar perumahan massal tersebut. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam, Yudi Suprapto, mengatakan, pihaknya masih menunggu laporan dari perusahaan-perusahaan yang disebut berpotensi terdampak kondisi geopolitik global atau faktor lainnya. “Belum dapat informasi dan sampai saat ini belum ada laporan ke Disnaker,” ujar Yudi kepada Batam Pos, Senin (1/6). Menurutnya, setiap perusahaan yang akan mengambil langkah ketenagakerjaan yang berdampak pada pekerja, termasuk perumahan maupun pemutusan hubungan kerja (PHK), umumnya akan berkoordinasi dengan instansi ketenagakerjaan sesuai ketentuan yang berlaku. Karena itu, Disnaker belum dapat memastikan kebenaran informasi yang beredar di tengah masyarakat tersebut. Senada, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, Eko Aprianto, mengaku belum memiliki data mengenai kabar perumahan ribuan pekerja tersebut. “Mohon izin, kalau untuk data jumlah PHK sepanjang tahun ini sepertinya lebih detail di Disnaker. Di kami belum ada data terkait,” katanya. Belum adanya data resmi juga diamini kalangan serikat pekerja. Ketua DPW Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kepulauan Riau, Suprapto, mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan adanya pekerja yang dirumahkan dalam jumlah besar. “Belum ada laporan yang dirumahkan mencapai ribuan. Tapi kemungkinan pekerja yang habis kontrak memang ada,” ujarnya. Meski demikian, Suprapto mengingatkan ancaman PHK tetap perlu diwaspadai di tengah situasi ekonomi global yang belum stabil. Karena itu, komunikasi antara perusahaan dan pekerja harus terus dijaga. “Kalau sekadar dirumahkan tanpa alasan yang jelas tentu menjadi tanda tanya. Karena itu harus ada komunikasi yang baik antara perusahaan...
spot_img

Tangis Haru Sambut Kepulangan Jemaah Haji

BATAM (BP) – Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti kedatangan kelompok terbang (Kloter) pertama jemaah haji Debarkasi Batam di Bandara Internasional Hang Nadim, Senin (1/6). Setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci, sebanyak 442 jemaah dan petugas tiba dengan selamat di Batam. Tangis bahagia pecah saat sejumlah jemaah bertemu kembali dengan keluarga yang telah menanti kepulangan mereka. Wajah-wajah lelah setelah menempuh perjalanan panjang dari Arab Saudi bercampur dengan rasa syukur karena akhirnya dapat kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat. Kepulangan Kloter BTH-01 menandai dimulainya proses pemulangan jemaah haji melalui Debarkasi Batam musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kepulauan Riau sekaligus Ketua PPIH Embarkasi Batam, Muhammad Syafi’i, mengatakan kloter pertama semula berjumlah 445 orang. Namun,...

Rupiah Melemah, Batam Banjir Turis

BATAM (BP) – Libur panjang akhir Mei hingga awal Juni 2026 menjadi berkah bagi sektor pariwisata dan perdagangan Kota Batam. Arus wisatawan mancanegara (wisman), terutama...

Wagub Kepri: Selama untuk Investasi Tidak Masalah

TANJUNGPINANG (BP) – Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, menegaskan penawaran Pulau Katang di Kabupaten Lingga melalui media sosial tidak menjadi persoalan sepanjang bertujuan...

Iran Kirim Sinyal Keras ke Washington

ISTANBUL (BP) – Iran dilaporkan menangguhkan pembicaraan tidak langsung dan pertukaran pesan dengan Amerika Serikat (AS) melalui mediator sebagai bentuk protes atas serangan Israel yang...

DIGITAL PAPER

spot_img