Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Organisasi sayap Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), DPP Perempuan Bangsa, memperkuat konsolidasi organisasi sebagai upaya mengoptimalkan kerja-kerja politik menjelang Hari Lahir (Harlah) ke-28 PKB.
Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Harlah PKB, Perempuan Bangsa akan menggelar dua agenda besar, yakni pelantikan pengurus Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Perempuan Bangsa se-Indonesia yang dirangkaikan dengan pelantikan Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB se-Indonesia di kawasan Kota Tua, Jakarta Pusat, serta Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspimnas) Perempuan Bangsa.
Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa, Nihayatul Wafiroh atau Ninik, mengatakan pelantikan pengurus baru merupakan bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi. Seluruh DPW sebelumnya telah menyelenggarakan Musyawarah Wilayah (Muswil) secara serentak sebagai tahapan pembentukan kepengurusan.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi peneguhan komitmen seluruh jajaran Perempuan Bangsa untuk memperkuat organisasi dan mengakselerasi kerja-kerja politik yang berpihak kepada masyarakat. Seluruh DPW telah melalui proses Muswil secara demokratis, dan kini saatnya bergerak bersama dalam satu barisan membangun organisasi yang semakin solid dan efektif,” ujar Ninik di Jakarta, Selasa (21/7).
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI tersebut menegaskan, penguatan organisasi akan terus dilakukan hingga tingkat kabupaten dan kota, kemudian dilanjutkan dengan pembentukan struktur yang kokoh sampai ke tingkat kecamatan, desa, dan ranting.
“Kami berkomitmen membangun organisasi yang kuat dari pusat hingga akar rumput. Karena itu, setelah penguatan di tingkat DPW, kami akan mendorong percepatan pembentukan dan penguatan kepengurusan DPC di seluruh kabupaten/kota, dilanjutkan hingga tingkat kecamatan, desa, dan ranting. Organisasi yang hidup adalah organisasi yang hadir dan bekerja bersama masyarakat,” katanya.
Menurut Ninik, penguatan struktur tersebut menjadi langkah strategis untuk menyelaraskan arah gerak organisasi, memperkuat sinergi dengan PKB, sekaligus merumuskan program-program yang responsif terhadap kebutuhan perempuan Indonesia.
Ia menegaskan, Perempuan Bangsa siap menjadi garda terdepan dalam membesarkan PKB sekaligus memperluas ruang partisipasi perempuan dalam kehidupan politik, sosial, ekonomi, dan pembangunan nasional.
“Perempuan Bangsa akan terus membuka ruang seluas-luasnya bagi perempuan Indonesia untuk berkiprah, memimpin, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan negara,” tegasnya. (*)
Laporan : JP GROUP
Editor : MUHAMMAD NUR
