Buka konten ini

NATUNA (BP) – Keberadaan Rumah Produksi Cassava Chips Kabupaten Natuna diharapkan menjadi penggerak pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat melalui peningkatan kapasitas produksi dan daya saing produk lokal.
Fasilitas yang berada di kawasan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT), Masjid Agung Gerbang Utaraku, Ranai Kota, itu telah membantu pelaku usaha meningkatkan skala produksinya secara signifikan.
Salah satunya dirasakan Sida, 56, pelaku UMKM asal Desa Sungai Ulu yang memproduksi keripik ubi. Ia mengisahkan, usahanya semula hanya berupa industri rumahan dengan kapasitas produksi sekitar 5 hingga 10 kilogram per hari.
Setelah memperoleh bantuan pemerintah berupa peralatan produksi modern, fasilitas rumah produksi, serta pelatihan pengemasan, kapasitas usahanya melonjak menjadi sekitar 100 kilogram per hari. Produk keripik ubi buatannya kini juga telah dipasarkan ke berbagai daerah di luar Natuna dengan omzet mencapai jutaan rupiah setiap bulan.
”Saat ini ada empat orang pekerja yang membantu mengupas, mengiris, menggoreng, hingga mengemas keripik ubi,” ujar Sida saat ditemui di Rumah Produksi Cassava Chips, Selasa (21/7).
Keripik ubi produksi Sida dipasarkan dengan harga Rp10 ribu untuk kemasan 200 gram dan Rp20 ribu untuk kemasan 400 gram. Cita rasa gurih menjadi salah satu daya tarik produk tersebut di kalangan konsumen.
Menurut Sida, keberadaan Rumah Produksi Cassava Chips sangat membantu pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas usaha.
”Sejauh ini baru saya yang memanfaatkan Rumah Produksi Cassava Chips. Masih ada tiga rumah produksi lain yang belum terisi,” katanya.
Ia berharap semakin banyak pelaku UMKM memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan pemerintah sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Pemanfaatan rumah produksi dinilai mampu mendorong masyarakat menjadi pelaku ekonomi yang lebih mandiri. Dengan meningkatnya jumlah UMKM yang berkembang, perputaran ekonomi lokal diharapkan semakin kuat dan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih merata. (*)
Reporter : FAIDILLAH
Editor : GUSTIA BENNY
