Buka konten ini

KARIMUN (BP) – Sebanyak 120 jemaah haji (JH) asal Kabupaten Karimun yang tergabung dalam Kloter 2 Embarkasi Batam telah tiba kembali di Batam pada Selasa (2/6). Namun, saat kembali ke Karimun sehari kemudian, hanya 119 jemaah yang dapat pulang ke daerah asalnya.
Satu jemaah lainnya, Syamsiar, 73, warga Kecamatan Karimun, masih menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Batam karena mengalami gangguan kesehatan setelah tiba dari Tanah Suci.
Kepala Kementerian Haji (Kemenhaj) Kabupaten Karimun, Muliadi, membenarkan hal tersebut saat dikonfirmasi Batam Pos, Kamis (4/6).
“Tidak lama setelah tiba di Batam, yang bersangkutan mengeluhkan kondisi badan kurang sehat. Setelah diperiksa tim kesehatan, diketahui mengalami demam, batuk, dan sesak napas,” ujar Muliadi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, petugas kesehatan merekomendasikan agar jemaah tersebut menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Menurut Muliadi, petugas kesehatan haji yang bertugas di Batam terus memantau perkembangan kondisi Syamsiar secara langsung.
“Alhamdulillah, kondisinya sudah berangsur membaik. Namun, untuk waktu kepulangan dari rumah sakit masih menunggu hasil pemantauan dokter. Kami dari Kemenhaj akan terus memantau hingga beliau dapat kembali ke Tanjungbalai Karimun dan berkumpul bersama keluarga,” katanya.
Muliadi menambahkan, seluruh jemaah haji asal Kabupaten Karimun tahun ini tergabung dalam Kloter 2 Embarkasi Batam dan tidak ada yang masuk ke kloter lain.
“Alhamdulillah, seluruh jemaah kembali ke Tanah Air dengan selamat. Saat ini hanya satu orang yang masih menjalani perawatan dan kondisinya terus menunjukkan perkembangan positif,” tuturnya. (***)
Reporter : SANDI PRAMOSINTO
Editor : GUSTIA BENNY