Buka konten ini

BINTAN (BP) – Tugboat (TB) Persada 7 tenggelam di Perairan Tambelan, Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, Selasa (21/7). Kapal yang sedang menarik tongkang KSD 10 tanpa muatan itu tenggelam setelah mengalami mati mesin akibat dihantam gelombang tinggi. Seluruh kru berhasil diselamatkan
Peristiwa tersebut sempat terekam video warga dan beredar di media sosial. Dalam rekaman terlihat buritan kapal perlahan tenggelam lebih dahulu, kemudian disusul bagian haluan hingga seluruh badan kapal hilang di bawah permukaan laut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Tanjungpinang melalui Kepala Seksi Operasi dan Siaga, Eryk Subariyanto, mengatakan TB Persada 7 berangkat dari Singkawang menuju Batam sekitar pukul 06.45 WIB dengan membawa tujuh orang kru.
Di tengah pelayaran, kapal dihantam gelombang tinggi sehingga air laut masuk ke tangki bahan bakar dan
menyebabkan mesin utama tidak berfungsi.
”Setelah menerima laporan, kami langsung berkoordinasi dengan KSOP Kelas IV Sintete, KSOP Pontianak, dan Posal Pulau Tambelan untuk melakukan penanganan,” ujar Eryk, Selasa (21/7).
KSOP Tambelan kemudian bergerak menuju lokasi sekitar pukul 09.40 WIB dengan membawa teknisi guna memperbaiki mesin kapal.
”Petugas juga membawa teknisi untuk melakukan pengecekan. Apabila kerusakan tidak dapat ditangani di lokasi, rencananya akan didatangkan tugboat bantuan dari Pontianak,” katanya.
Tim penyelamat tiba di lokasi sekitar pukul 12.50 WIB. Namun, kondisi kapal terus memburuk akibat kebocoran yang semakin besar.
Sekitar pukul 13.30 WIB, sebagian badan kapal telah tenggelam dan akhirnya seluruh kapal tidak dapat diselamatkan. ”Tugboatnya tenggelam, tetapi seluruh kru berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan telah dibawa ke Tambelan,” ujar Eryk.
Hingga kini penyebab pasti kebocoran masih dalam penyelidikan. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. (*)
Reporter : SLAMET NOFASUSANTO
Editor : GUSTIA BENNY
