Buka konten ini

TOKYO (BP) – Topan Chanmi menerjang wilayah Jepang dan memaksa lebih dari 200 ribu warga di Kota Kagoshima mengungsi. Otoritas setempat mengeluarkan peringatan evakuasi menyusul ancaman cuaca ekstrem yang berpotensi membahayakan keselamatan warga.
Berdasarkan laporan media setempat, Selasa (2/6), sebanyak 222 ribu warga di Kagoshima, Pulau Kyushu, berada dalam status peringatan level 4 dari skala lima tingkat yang diterapkan pemerintah Jepang.
Pada level tersebut, masyarakat diminta segera mengungsi ke lokasi yang aman selama kondisi masih memungkinkan. Sementara level 5 merupakan status darurat tertinggi yang menandakan ancaman langsung terhadap keselamatan jiwa.
Topan Chanmi bergerak ke arah timur laut dari wilayah selatan Okinawa. Dampaknya telah menyebabkan sembilan orang mengalami luka ringan dan hampir 50 ribu rumah tangga kehilangan pasokan listrik.
Secara keseluruhan, hingga saat ini sedikitnya 16 orang dilaporkan mengalami luka-luka akibat terjangan topan tersebut.
Badan meteorologi setempat memperkirakan Pulau Shikoku akan berada di jalur dampak topan, sebelum kemudian bergerak menuju kawasan pesisir timur Pulau Honshu.
Saat ini, tekanan udara di pusat topan tercatat sekitar 975 hektopascal. Kecepatan angin maksimum mencapai 48,5 knot dengan hembusan angin hingga 67,9 knot.
Pemerintah Jepang terus mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk memantau perkembangan cuaca dan mengikuti instruksi evakuasi guna menghindari risiko yang lebih besar akibat cuaca buruk yang ditimbulkan Topan Chanmi. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : GUSTIA BENNY