Buka konten ini

BATAM (BP) – Dewan Pengurus Wilayah Perempuan Bangsa Kepulauan Riau menggelar forum diskusi bertajuk Ngobrol Pintar (Ngopi): Anak Muda dan Politik di kantor DPW Perempuan Bangsa Kepri, Batam Kota, Jumat (22/5). Forum ini menjadi ruang dialog bagi kalangan muda untuk memahami peran mereka dalam mengawal demokrasi dan jalannya pemerintahan.
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai organisasi kepemudaan dan mahasiswa di Batam, antara lain Satma Pemuda Pancasila Kota Batam, PMII, IPPNU, HMI, IKAMI Sumsel, serta PMII Kepri. Kehadiran lintas organisasi itu menunjukkan ketertarikan anak muda terhadap isu politik dan kebangsaan.
Ketua DPW Perempuan Bangsa Kepri, Helmiaty Basri, mengatakan forum tersebut bertujuan mendorong generasi muda agar tidak bersikap apatis terhadap politik. Menurut dia, anak muda memiliki tanggung jawab strategis dalam menentukan arah pembangunan bangsa di masa depan.
”Anak muda adalah harapan bangsa. Ke depan, kepemimpinan negara akan berada di tangan generasi muda. Karena itu, jalannya pemerintahan perlu dikawal, dan anak muda harus melek politik,” kata Helmiaty.
Dalam diskusi tersebut, sejumlah tokoh muda, antara lain Fazarina Nurfatiha dan Muhammad Irfan, hadir sebagai narasumber. Mereka menyoroti pentingnya literasi politik sejak dini serta peran organisasi dan partai politik sebagai saluran partisipasi tanpa terjebak dalam politik praktis.
Helmiaty menegaskan, forum itu tidak dimaksudkan untuk mengajarkan politik praktis, melainkan membangun kesadaran kritis generasi muda agar mampu menilai dan mengawal kebijakan pemerintah secara konstruktif. Di akhir kegiatan, peserta juga mengikuti survei terkait konflik politik sebagai bahan evaluasi dan pembelajaran bersama. (*)
Reporter : EUSEBIUS SARA
Editor : MUHAMMAD NUR