Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan menyiapkan dukungan pembiayaan dalam jumlah besar guna mendukung perjalanan Kopdes Merah Putih.
Ia menjelaskan, dukungan tersebut berupa pendanaan sebesar Rp240 triliun yang berasal dari pinjaman Himpunan Bank Negara (Himbara). Dimana, pembayaran pokok dan bunga akan dilakukan oleh Kemenkeu secara bertahap.
“Rp 240 triliun selama 6 tahun akan seperti itu. Itu akan berasal dari pinjaman Himbara, tapi saya (Kemenkeu) yang cicil,” ujar Purbaya kepada awak media di Jogja, Kamis (16/7).
Purbaya mengatakan, Kemenkeu akan melakukan pembayaran kepada Himbara dalam kurun waktu enam tahun untuk program pembiayaan Kopdes Merah Putih.
“Pokok dan bunganya selama 6 tahun ke depan, mungkin setahun sekitar 40 triliun. Sesuai dengan jumlah operasi yang beroperasi, koperasi yang beroperasi,” ujarnya.
Purbaya menegaskan, pendanaan tidak akan menjadi hambatan dalam pelaksanaan program Kopdes Merah Putih. Ia menyebut, tantangan terbesar justru terletak pada tata kelola agar pelaksanaan program berlangsung rapi, transparan, dan minim kebocoran.
“Jadi untuk pendanaan sudah nggak ada isu lagi, hanya yang paling penting adalah pelaksanaannya lebih rapih dan bersih dan sedikit kebocoran. Itu yang dipentingkan ke depan,” ucapnya.
Purbaya meyakini, Kopdes Merah Putih dapat meraup keuntungan jika tidak ada praktik korupsi di dalamnya.
“Koperasi Desa Merah Putih sudah pasti untung. Asal enggak di enggak di itu ya, asal enggak dikorupsi, harusnya sih aman,” ungkapnya.
Purbaya mengatakan, keuntungan yang dapat diperoleh oleh Kopdes Merah Putih salah satunya adalah melalui menjadi penyalur barang bersubsidi dari pemerintah.
Sebagaimana diketahui, penyaluran barang bersubsidi oleh Kopdes Merah Putih telah diputuskan oleh Presiden Prabowo Subianto beberapa waktu lalu.
“Kemarin diputuskan di rapat kabinet bahwa semua barang-barang yang bersubsidi akan disalurkan lewat Koperasi Desa Merah Putih dan tidak diperjualbelikan di luar itu,” ujarnya. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI
