Buka konten ini

JAKARTA (BP) – International Council for Open and Distance Education (ICDE) mengakui kualitas Universitas Terbuka (UT) telah memenuhi standar internasional. Organisasi pendidikan terbuka dan jarak jauh dunia itu bahkan meminta Pemerintah Indonesia memberikan dukungan penuh agar ekosistem pendidikan jarak jauh terus berkembang.
Reviewer ICDE sekaligus pakar pendidikan jarak jauh dari Guangdong Open University, Prof Li Kam Cheong, mengatakan keberhasilan UT mengelola lebih dari 700 ribu mahasiswa aktif dengan mutu layanan yang tetap terjaga merupakan pencapaian yang luar biasa.
“Sangat sulit membangun sistem sebesar ini dengan kualitas yang tetap terjaga. Kami berharap Pemerintah Indonesia melihat pencapaian tersebut dan memberikan dukungan penuh kepada Universitas Terbuka,” ujarnya dalam konferensi pers di Kampus UT, Tangerang Selatan, Jumat (10/7).
Menurut Prof Li, keberadaan UT juga memberikan dampak sosial dan ekonomi yang besar. Melalui sistem pembelajaran jarak jauh dengan biaya terjangkau, masyarakat tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa harus meninggalkan pekerjaan.
Ia menilai target UT untuk memiliki satu juta mahasiswa akan memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi di Indonesia.
Menanggapi hal itu, Rektor Universitas Terbuka, Prof Ali Muktiyanto, mengatakan penilaian eksternal dari ICDE menjadi bagian penting dalam memastikan kualitas layanan pendidikan yang diberikan UT memenuhi standar internasional.
“Kami ingin memastikan kualitas layanan kami memiliki standar yang sama di mana pun mahasiswa berada. Mahasiswa yang memperoleh nilai ‘A’ di Jayapura harus mendapatkan kualitas pembelajaran sama dengan mahasiswa kami di Jeddah maupun Hong Kong,” katanya.
Ali menegaskan, UT akan terus memperkuat sistem penjaminan mutu. Meski evaluasi resmi ICDE dilakukan setiap tiga tahun, UT menargetkan komunikasi dan pendampingan dengan ICDE dapat dilakukan setiap tahun agar peningkatan kualitas berlangsung secara berkesinambungan.
Proses penilaian ICDE berlangsung pada 6–10 Juli 2026. Tiga pakar internasional melakukan evaluasi terhadap laporan penilaian mandiri UT, disertai visitasi ke kantor pusat, studio produksi pembelajaran, pusat data, kantor regional, hingga Sentra Layanan Universitas Terbuka.
Dari hasil penilaian tersebut, ICDE memberikan empat apresiasi tingkat tinggi kepada UT, yakni kemampuan mengelola operasional berskala nasional, komitmen pimpinan terhadap peningkatan mutu, kekuatan infrastruktur teknologi pembelajaran, serta peran kantor regional dalam mendukung keberhasilan mahasiswa. (***)
Laporan : JP Group
Editor : GUSTIA BENNY