Buka konten ini
TANJUNGPINANG (BP) – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kepulauan Riau menargetkan menerbitkan 5.950 sertifikat tanah gratis melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) pada 2026. Seluruh sertifikat tersebut ditargetkan rampung dan diserahkan kepada masyarakat paling lambat September mendatang.
Kepala Bidang Penetapan dan Pendaftaran Kanwil BPN Kepri, Sutrisno, mengatakan hingga saat ini sekitar 70 persen berkas pengajuan PTSL telah diterima dan diproses. Sementara sertifikat yang sudah diterbitkan mencapai sekitar 25 persen dari target tahun ini.
”Untuk sertifikat PTSL yang sudah terbit mencapai sekitar 25 persen dari target tahun ini,” ujarnya di Tanjungpinang, Jumat (10/7).
Menurut Sutrisno, persyaratan mengikuti program PTSL relatif mudah dan sama seperti pengurusan sertifikat tanah pada umumnya. Masyarakat cukup mengisi formulir permohonan serta melengkapi dokumen kepemilikan tanah, termasuk Surat Keterangan Tanah (SKT) dari desa atau kelurahan.
Selain itu, status lahan juga harus dipastikan clean and clear agar tidak memiliki sengketa atau persoalan hukum.
Pengajuan PTSL dapat dilakukan melalui ketua RT/RW maupun pemerintah desa atau kelurahan, sebelum diteruskan ke kantor pertanahan di kabupaten atau kota masing-masing.
”Pengurusan PTSL gratis karena seluruh biaya ditanggung negara. Masyarakat biasanya hanya mengeluarkan biaya untuk materai atau pemasangan patok batas tanah yang dikelola oleh desa, bukan oleh BPN,” jelasnya.
Ia menambahkan, program PTSL memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah sekaligus memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan yang memerlukan sertifikat sebagai dokumen legal. Saat ini, sekitar 10 persen bidang tanah di Kepulauan Riau diperkirakan masih belum memiliki sertifikat. BPN menargetkan seluruh bidang tanah tersebut dapat terdaftar secara lengkap pada 2027 hingga 2028.
”Kami terus melakukan sosialisasi dan jemput bola ke masyarakat agar target PTSL dapat tercapai,” katanya. (*)
Laporan: MOHAMAD ISMAIL
Editor : GUSTIA BENNY