Buka konten ini

ROTTERDAM (BP) – Absennya Memphis Depay akibat cedera hamstring tak membuat Timnas Belanda kehilangan arah. Oranje tetap percaya diri menatap Piala Dunia 2026, meski harus mencari solusi di lini depan dalam laga uji coba kontra Timnas Aljazair di De Kuip.
Ketajaman Memphis memang jadi faktor krusial dalam perjalanan Belanda ke putaran final. Dari total 27 gol di kualifikasi zona UEFA, delapan di antaranya lahir dari striker yang kini membela Corinthians tersebut—hampir 30 persen kontribusi gol Oranje. Namun, cedera paha kanan memaksanya menepi untuk sementara waktu.
Situasi ini membuat pelatih Ronald Koeman harus memutar otak. Dalam uji coba dini hari nanti, trio lini serang yang diisi Cody Gakpo, Donyell Malen, dan Brian Brobbey diproyeksikan menjadi tumpuan. Brobbey bahkan disiapkan sebagai opsi utama di posisi nomor sembilan.
Koeman berharap dua laga uji coba sebelum Piala Dunia bisa menghadirkan solusi terbaik. Setelah menghadapi Aljazair, Belanda dijadwalkan melawan Timnas Uzbekistan di New York. Meski begitu, Koeman tetap berharap Memphis bisa pulih tepat waktu untuk laga pembuka melawan Timnas Jepang.
Optimisme itu juga datang dari Memphis sendiri. Ia yakin bisa kembali bugar sebelum turnamen dimulai. Bahkan, ia mengungkap peran pelatih Fernando Diniz dalam menjaga kondisinya agar siap tampil maksimal di Piala Dunia.
Di sisi lain, skuad Oranje juga menghadirkan cerita menarik lewat kehadiran duo bersaudara Quinten Timber dan Jurrien Timber. Keduanya melanjutkan tradisi pemain bersaudara di timnas Belanda, mengikuti jejak keluarga Van de Kerkhof hingga De Boer.
Namun, ada catatan unik lain. Untuk pertama kalinya, Belanda tidak membawa satu pun pemain dari Feyenoord dalam skuad menuju Piala Dunia, meski klub tersebut finis sebagai runner-up Eredivisie musim ini.
Dengan kombinasi pemain muda, pengalaman, dan harapan pulihnya Memphis, Belanda tetap menjaga ambisi besar untuk berbicara banyak di panggung dunia. (***)
Laporan : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO