Buka konten ini
PHNOM PENH (BP) – Pemerintah Kamboja kembali mengonfirmasi kasus flu burung pada manusia. Seorang perempuan berusia 66 tahun dari Provinsi Svay Rieng, Kamboja tenggara, dinyatakan positif terinfeksi virus H5N1.
Kasus ini menjadi yang keempat sepanjang 2026, menurut pernyataan resmi Kementerian Kesehatan Kamboja, Rabu (22/4).
Korban diketahui merupakan warga Desa Trapaing Thkov, Distrik Romduol. Ia dinyatakan positif setelah hasil pemeriksaan dari Institut Kesehatan Masyarakat Nasional Kamboja keluar pada Selasa (21/4).
Saat ini, pasien tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit dan berada dalam pengawasan tim medis.
Otoritas kesehatan setempat langsung melakukan penelusuran untuk mengetahui sumber penularan, sekaligus memantau orang-orang yang memiliki riwayat kontak dengan pasien guna mencegah potensi penyebaran lebih luas.
Selain itu, obat antivirus juga telah didistribusikan kepada individu yang melakukan kontak langsung dengan korban.
Flu burung H5N1 merupakan penyakit yang umumnya menyerang unggas. Namun, dalam kondisi tertentu, virus ini dapat menular ke manusia.
Gejalanya meliputi demam, batuk, pilek, hingga gangguan pernapasan berat yang berpotensi fatal jika tidak ditangani dengan cepat. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GUSTIA BENNY