Buka konten ini

ANAMBAS (BP) – Upaya membuka keterisolasian wilayah terus dilakukan TNI. Kali ini, Kecamatan Siantan Utara, Kabupaten Kepulauan Anambas, menjadi lokasi pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tahun 2026 yang digelar Kodim 0318/Natuna.
Program ini difokuskan pada pembukaan akses wilayah sekaligus percepatan pembangunan di daerah terpencil yang selama ini masih terbatas infrastruktur.
Komandan Kodim 0318/Natuna, Kolonel Inf Ruruh Sejati, mengatakan Desa Bayat menjadi salah satu prioritas utama dalam TMMD tahun ini. Kondisi geografis yang sulit dijangkau membuat desa tersebut masih terisolir dari wilayah lain.
“Di Desa Bayat, akses jalan masih terisolir. Kita lakukan pembukaan dan perbaikan jalan agar terhubung dengan Desa Piasan dan Desa Mubur,” ujar Ruruh, Rabu (22/4).
Ia menjelaskan, pembukaan akses jalan ini merupakan langkah strategis untuk menghubungkan antar desa yang selama ini terputus. Dengan adanya akses darat, aktivitas masyarakat diyakini akan menjadi lebih mudah dan efisien.
Ruruh mengaku telah meninjau langsung kondisi di lapangan. Dari hasil peninjauan tersebut, ia melihat keterisolasian wilayah berdampak besar terhadap kehidupan masyarakat, termasuk dalam hal ketersediaan listrik.
Saat ini, listrik di Desa Bayat hanya menyala sekitar 12 jam per hari. Hal itu disebabkan belum adanya akses darat yang memadai untuk mendukung distribusi dan pengembangan infrastruktur kelistrikan.
“Kalau akses darat sudah terhubung, ekonomi di Siantan Utara, khususnya Bayat, bisa lebih optimal. Listrik pun bisa 24 jam,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar, menyambut baik pelaksanaan TMMD di wilayahnya. Ia menilai program tersebut sangat membantu pemerintah daerah, terutama dalam membuka akses jalan dan meningkatkan infrastruktur dasar.
“Pemerintah daerah sangat terbantu, terutama untuk membuka akses wilayah yang selama ini sulit dijangkau,” ujar Sahtiar.
Ia berharap kolaborasi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah dapat terus terjalin. (*)
Reporter : IHSAN IMADUDDIN
Editor : GUSTIA BENNY