Buka konten ini

BATAM (BP) – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas terus digencarkan jajaran kepolisian di Kota Batam. Namun, di tengah intensifnya edukasi melalui program Minggu Kasih, rentetan kecelakaan justru terjadi sepanjang akhir pekan dan menjadi peringatan serius bagi pengguna jalan.
Melalui kegiatan yang dipimpin Kasat Binmas Polresta Barelang, AKP Betty Novia, polisi turun langsung ke tengah masyarakat untuk memberikan edukasi terkait pentingnya disiplin dan keselamatan berkendara, Sabtu (11/4).
Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat diingatkan untuk mematuhi aturan lalu lintas, mulai dari penggunaan helm, kelengkapan kendaraan, hingga kepatuhan terhadap rambu-rambu.
“Kami mengajak masyarakat untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas demi menekan angka kecelakaan,” ujarnya.
Selain itu, warga juga diberikan pemahaman mengenai layanan Call Center Polri 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam, sebagai sarana cepat untuk melaporkan kejadian darurat maupun gangguan keamanan.
Namun, rangkaian kecelakaan justru terjadi dalam dua hari terakhir di berbagai titik di Batam, mulai dari kecelakaan lalu lintas hingga insiden kebakaran kendaraan.
Peristiwa pertama terjadi di Jalan Hang Tuah, dekat Perumahan Boda Garden, Jumat (10/4) sore.
Sebuah mobil Daihatsu Ayla merah bernomor polisi BP 1675 OM terbalik dengan posisi roda di atas setelah diduga terlibat tabrakan dengan kendaraan lain yang tengah berhenti di bahu jalan karena mogok.
Dua wanita di dalam mobil tersebut mengalami syok dan langsung mendapat penanganan dari petugas Satlantas Polresta Barelang.
Masih di hari yang sama, sebuah mobil Toyota Rush merah dilaporkan meledak dan terbakar saat dalam kondisi parkir di kawasan dekat Polresta Barelang. Api berhasil dipadamkan dengan cepat oleh warga bersama aparat menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
Insiden lain terjadi di lampu merah Sungai Harapan, Sekupang. Seorang pengendara sepeda motor paruh baya mengalami luka kritis setelah terlibat kecelakaan. Pengendara yang diduga menabrak korban sempat meninggalkan lokasi setelah membawa korban ke rumah sakit.
Kecelakaan paling tragis terjadi di simpang lampu merah Batuampar, Sabtu siang. Dua wanita pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi setelah terlibat tabrakan dengan mobil pribadi.
“Diduga terjadi tabrakan samping saat kendaraan melaju beriringan,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polresta Barelang, Iptu Viktor Hutahaean.
Menanggapi rentetan kejadian tersebut, Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, mengingatkan pentingnya kewaspadaan saat berkendara. Ia menegaskan agar pengendara tidak lengah di jalan serta selalu mematuhi rambu lalu lintas.
“Perhatikan keselamatan, jangan lengah di jalan, dan taati rambu lalu lintas. Jika terjadi kecelakaan, jangan lari dari tanggung jawab karena ada konsekuensi hukum,” tegasnya. (*)
Reporter : EUSEBIUS SARA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO