Buka konten ini

Keamanan dapur tidak hanya ditentukan oleh peralatan memasak, tetapi juga dari lantainya. Pemilihan keramik yang tidak licin menjadi langkah penting untuk mencegah risiko terpeleset, terutama di area yang sering terkena air dan minyak.
PEMILIHAN keramik lantai dapur kerap dianggap sepele. Padahal, permukaan lantai yang licin berpotensi menimbulkan kecelakaan, terutama di area dapur yang identik dengan air dan minyak. Karena itu, penggunaan keramik lantai tidak licin menjadi langkah penting untuk menjaga keamanan sekaligus kenyamanan saat beraktivitas.
Dilansir dari Mitra10, keramik dengan permukaan kasar atau bertekstur mampu memberikan daya cengkeram lebih baik, sehingga mengurangi risiko terpeleset. Menariknya, aspek keamanan ini tetap bisa dipadukan dengan nilai estetika, sehingga dapur tetap terlihat menarik tanpa mengorbankan fungsi.
Memilih keramik lantai dapur dengan tekstur atau permukaan yang tidak licin menjadi langkah utama untuk meningkatkan keamanan saat digunakan. Tekstur kasar membantu meningkatkan daya gesek, sehingga pijakan kaki lebih stabil, terutama saat lantai dalam kondisi basah.
Selain itu, melakukan tes sederhana dengan menumpahkan air dan minyak pada permukaan keramik dapat membantu memastikan tingkat keamanannya. Keramik yang baik akan tetap memberikan pijakan yang aman tanpa menjadi terlalu licin meskipun terkena cairan.
Penting juga untuk memperhatikan tingkat ketahanan licin atau slip resistance (R rating) dari keramik tersebut. Semakin tinggi nilainya, semakin baik kemampuan keramik dalam mencegah risiko terpeleset, sehingga cocok digunakan di area dapur yang sering basah.
Di sisi lain, menyesuaikan pilihan keramik dengan anggaran yang tersedia juga menjadi hal yang perlu diperhatikan. Dengan menentukan budget sejak awal, Anda dapat memilih keramik terbaik yang menawarkan kombinasi nilai dan kualitas secara optimal.
Dengan memperhatikan aspek keamanan sejak awal, dapur tidak hanya menjadi tempat memasak, tetapi juga ruang yang aman dan nyaman bagi seluruh anggota keluarga.
Ada berbagai pilihan keramik lantai dapur tidak licin yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan gaya hunian. Berikut beberapa inspirasi yang bisa menjadi referensi.

(Foto Kanan) Lantai dapur pecahan keramik disarankan sebaiknya menyelaraskan warna kitchen set dengan keramik untuk menciptakan komposisi yang pas. Foto: 99.co
Lantai Keramik Warna Putih
Lantai keramik berwarna putih menjadi pilihan favorit bagi banyak orang karena mampu menghadirkan kesan bersih, luas, dan terang pada ruang dapur. Warna ini juga mudah dipadukan dengan berbagai konsep interior, mulai dari minimalis hingga modern. Meski demikian, penting untuk memilih keramik dengan permukaan tidak licin agar tetap aman digunakan, terutama saat lantai terkena air atau minyak saat memasak.
Lantai Keramik Warna Abu-abu
Keramik lantai berwarna abu-abu mampu memberikan nuansa elegan sekaligus modern pada dapur. Warna netral ini juga dikenal fleksibel karena dapat dipadukan dengan berbagai warna perabot dapur. Untuk menunjang keamanan, pastikan memilih keramik dengan tekstur yang tidak licin agar aktivitas di dapur tetap nyaman, meskipun kondisi lantai sering basah.
Lantai Dapur Motif Semen Kasar
Motif semen kasar menjadi pilihan tepat bagi Anda yang menyukai gaya industrial minimalis. Selain tampil unik dan kekinian, keramik dengan motif ini umumnya memiliki tekstur yang lebih kasar sehingga tidak licin saat diinjak. Hal tersebut tentu meningkatkan keselamatan di dapur, sekaligus memberikan kesan ruang yang lebih luas dan berkarakter.
Lantai Dapur Tegel Ubin
Tegel ubin merupakan pilihan klasik yang tetap diminati hingga kini. Selain memiliki daya tahan yang baik, tegel juga tersedia dalam beragam motif dan warna yang dapat mempercantik dapur. Keunggulan lainnya adalah permukaannya yang cenderung tidak licin, sehingga aman digunakan sebagai lantai dapur maupun pelapis dinding.
Lantai Dapur Pecahan Keramik
Penggunaan pecahan keramik atau motif mozaik dapat menjadi alternatif menarik untuk menciptakan tampilan dapur yang unik dan artistik. Motif seperti segitiga atau pola geometris lainnya mampu memberikan kesan modern. Agar hasilnya maksimal, penting untuk menyesuaikan warna keramik dengan kitchen set sehingga tercipta harmoni visual yang seimbang, sekaligus tetap memperhatikan aspek keamanan dengan memilih permukaan yang tidak licin.
Keramik Lantai Monokrom
Keramik lantai dengan konsep monokrom menghadirkan perpaduan warna hitam, putih, atau abu-abu yang sederhana namun elegan. Gaya ini cocok untuk dapur minimalis yang mengedepankan kesan rapi dan bersih. Selain nilai estetika, pastikan keramik yang dipilih memiliki permukaan yang tidak licin agar tetap aman digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Keramik Lantai Dapur Vinyl
Lantai vinyl menjadi salah satu alternatif praktis untuk dapur karena memiliki daya tahan yang cukup baik dan pemasangan yang relatif mudah. Material ini juga tersedia dalam berbagai motif menarik, mulai dari kayu hingga batu alam. Agar tetap aman, pilihlah vinyl dengan permukaan yang tidak licin sehingga tetap nyaman digunakan di area dapur yang sering terkena cairan.
Lantai Motif Teraso
Motif teraso atau terrazzo menawarkan tampilan unik dengan corak abstrak yang menarik. Keramik jenis ini biasanya dibuat dari campuran pecahan marmer, batu alam, atau keramik yang dipadukan dengan semen putih. Selain tampil estetis, permukaannya yang cenderung tidak licin menjadikannya pilihan tepat untuk dapur yang mengutamakan keamanan sekaligus keindahan.
Keramik Lantai Dapur Motif Estetik
Keramik dengan motif estetik mampu memberikan sentuhan artistik yang kuat pada dapur. Beragam pola dan warna dapat dipilih sesuai dengan konsep desain yang diinginkan. Namun demikian, aspek keamanan tetap harus menjadi prioritas dengan memastikan permukaan keramik tidak licin agar aktivitas memasak tetap aman dan nyaman.
Keramik Lantai Dapur Motif Kayu
Keramik motif kayu menjadi solusi bagi Anda yang ingin menghadirkan nuansa hangat dan alami di dapur tanpa harus menggunakan material kayu asli. Selain lebih tahan terhadap air, keramik ini juga mudah dirawat. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI