Buka konten ini

ROQUEBRUNE (BP) – Jannik Sinner kembali menjadi petenis ranking pertama dunia setelah menjuarai Monte-Carlo Masters pada Minggu (12/4) waktu setempat. Momen itu terasa spesial karena diraih di lapangan tanah liat yang biasanya jadi ”rumah” bagi rival utama, Carlos Alcaraz.
Sinner mengalahkan Alcaraz 7-6(5), 6-3 dalam waktu dua jam 15 menit. Itu jadi gelar ATP Masters 1000 kedelapan sepanjang kariernya dan yang pertama di lapangan tanah liat. Petenis asal Italia itu kini mengoleksi 13.350 poin dan unggul tipis atas Alcaraz yang mengumpulkan 13.240 poin.
”Hasil ini luar biasa. Kembali ke nomor satu dunia sangat berarti bagi saya. Tentu saja saya juga sangat senang bisa memenangi gelar di permukaan ini (tanah liat) karena sebelumnya belum pernah,” ungkap Sinner seperti dikutip dari laman resmi ATP.
”Saya merasa unggul di pengembalian dan bola baru membantu saya. Saat pergantian bola saat (skor) 2-1, saya mencoba tetap fokus secara mental. Saya sedikit lelah, tapi saya berusaha menjaga mentalitas,” lanjut petenis berusia 24 tahun tersebut.
Sapu Tiga Gelar ATP Masters 1000
Lebih dari sebulan lalu atau tepatnya menjelang Indian Wells Open (turnamen ATP Masters 1000 lainnya), Alcaraz masih unggul 3.150 poin atas Sinner. Tetapi, Sinner mampu membalikkan keadaan dalam waktu relatif singkat setelah meraih tiga gelar beruntun di Indian Wells Open, Miami Open, dan Monte-Carlo Masters.
Sinner sekaligus menjadi petenis kedua setelah Novak Djokovic (2015) yang mampu menyapu gelar tiga turnamen ATP Masters 1000 di awal dalam satu musim. Dia juga telah meraih empat gelar Masters 1000 secara beruntun untuk menyamai catatan Djokovic dan Rafael Nadal.
Meski kembali ke posisi nomor satu dunia, Sinner menegaskan bahwa persaingan dengan Alcaraz masih sangat ketat. Menurutnya, posisi puncak bisa berubah sewaktu-waktu.
”Tentu saya senang melihat nomor satu menyertai nama saya. Namun, untuk saat ini, itu bukan hal utama karena saya dan Carlos sangat dekat. Ini bisa berubah dari pekan ke pekan,” beber Sinner.
Performa Meningkat Signifikan
Di sisi lain, Alcaraz mengakui peningkatan signifikan yang ditunjukkan Sinner di lapangan tanah liat. ”Saya sama sekali tidak terkejut. Kita sudah melihat level Jannik di tanah liat dan saya rasa dia banyak peningkatan dari tahun ke tahun,” kata Alcaraz. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO