Buka konten ini

LIVERPOOL (BP) – Liverpool FC (LFC) menjamu Paris Saint-Germain (PSG) di Anfield dini hari nanti (Siaran Langsung SCTV/beIN Sports 1/beIN Sports Connect/Vidio pukul 02.00 WIB) dalam kondisi defisit dua gol. Meski begitu, LFC memiliki keyakinan bakal membalikkan keadaan dalam second leg perempat final Liga Champions di kandang sendiri.
Kemenangan 2-0 atas Fulham FC di Premier League akhir pekan lalu (11/4) jadi salah satu acuan. Memang Fulham tidak dalam level yang sama dengan PSG. Akan tetapi, tactician LFC Arne Slot melihat sisi positif dari performa Virgil van Dijk dkk.
”Saya sangat senang dengan clean sheet dan kami membutuhkan itu nanti (lawan PSG),” kata Slot dikutip dari laman resmi klub.
”Serangan kami juga lebih klinis dan efektif. Momentum itu yang harus kami pertahankan,” imbuh Slot.
Menyerang dan bertahan sama kuat jadi kunci bagi LF karena PSG punya rapor mentereng. Juara bertahan Liga Champions itu dalam performa meyakinkan dalam lima laga terakhir.
Jangankan kalah, PSG selalu mencetak minimal dua gol ke gawang lawan. Sebagai catatan, dalam first leg, LFC tidak sekalipun mencatat tembakan ke arah gawang.
Isak Siap Starter
Kabar bagus bagi Slot. Seperti dilansir dari This Is Anfield, striker Alexander Isak kemungkinan siap starter lawan PSG setelah bermain 21 menit terakhir lawan Fulham.
Isak yang berstatus pemain termahal LFC (GBP 125 juta atau Rp 2,87 triliun) sebelumnya absen dalam 22 laga The Reds sejak akhir tahun lalu karena cedera patah kaki.
”Dia mendapatkan menit bermain (lawan Fulham, red), tetapi aku harus memastikan kondisi terakhirnya. Tidak mudah bagi pemain untuk cepat beradaptasi setelah mengalami cedera seperti itu (patah kaki, red),” tutur Slot tentang Isak.
Rapor Bagus di Inggris
Di sisi lain, PSG punya catatan bagus saat main di Inggris belakangan ini. Yang terbaru, Les Parisiens–julukan PSG– menang 3-0 atas Chelsea di Stamford Bridge dalam second leg 16 besar (18/3).
Musim lalu, skuad Luis Enrique malah menang 1-0 atas LFC di Anfield, juga dalam second leg 16 besar.
Meski begitu, Enrique menolak timnya merasa nyaman saat kembali ke Anfield dini hari nanti. ”Saya tidak melihat jarak yang besar antara kedua tim. Kami tahu laga di Anfield akan sangat sulit. Kami harus siap menderita di sana,” tutur pelatih berkebangsaan Spanyol itu. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO