Buka konten ini
Di balik padatnya agenda pemerintahan di Kantor Wali Kota dan Badan Pengusahaan (BP) Batam, Li Claudia Chandra menjalani dua peran besar sekaligus. Ia adalah Wakil Wali Kota Batam dan Wakil Kepala BP Batam, namun di saat yang sama tetap memelihara satu peran yang tak pernah lepas: menjadi seorang ibu.

PERJALANAN itulah yang mengantarkan Li Claudia Chandra meraih Wonder Mom Award 2025, penghargaan nasional bertema “Ibu Penopang Bangsa: Inspirasi, Dedikasi, dan Transformasi”. Penghargaan tersebut diterima Li Claudia dalam malam penganugerahan yang disiarkan secara nasional oleh salah satu stasiun televisi, Senin (22/12).
Di antara tokoh-tokoh perempuan dari berbagai daerah dan latar belakang, nama Li Claudia disebut sebagai figur ibu yang dinilai mampu menghadirkan inspirasi, dedikasi, sekaligus transformasi positif—tidak hanya di lingkup keluarga, tetapi juga dalam kepemimpinan dan pelayanan publik.
Bagi Li Claudia, penghargaan itu bukan sekadar capaian personal. Ia memaknainya sebagai hasil kerja kolektif serta dukungan banyak pihak, sekaligus cerminan perjuangan perempuan yang setiap hari menata rumah tangga, sembari tetap mengambil peran di ruang sosial dan publik.
“Penghargaan ini bukan hanya milik saya,” ujarnya. “Saya dedikasikan untuk seluruh perempuan, khususnya para emak-emak yang setiap hari berjuang menyeimbangkan peran di keluarga dan pengabdian kepada masyarakat.”
Sebagai Wakil Wali Kota Batam dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia menilai perempuan memiliki posisi strategis dalam menopang pembangunan daerah dan bangsa. Tidak hanya sebagai pendidik pertama di rumah, tetapi juga sebagai penggerak perubahan sosial, ekonomi, dan kebijakan.
“Bersama Pak Amsakar (Achmad, Wali Kota Batam dan Kepala BP Batam), kami berupaya menghadirkan kebijakan yang memberi ruang bagi perempuan untuk tumbuh, berdaya, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan Batam,” katanya.
Tema “Ibu Penopang Bangsa” yang diusung Wonder Mom Award 2025 terasa sejalan dengan gaya kepemimpinan Li Claudia. Ia dikenal membawa nilai-nilai keibuan yakni empati, ketelatenan, dan kepedulian ke dalam ruang pemerintahan dan pengambilan kebijakan, tanpa kehilangan ketegasan sebagai pemimpin.
Kedekatan tersebut dirasakan langsung oleh masyarakat. Siti, warga Batuampar, menilai Li Claudia sebagai sosok pemimpin yang ramah dan tidak berjarak, terutama dengan kalangan ibu, perempuan, dan anak-anak.
“Setiap ketemu masyarakat, Bu Li Claudia pasti langsung menyapa kami para emak-emak. Rasanya tidak berjarak dengan pemimpin yang ramah seperti itu,” puji Siti.
Menurut Siti, sikap tersebut membuat masyarakat merasa lebih dihargai dan didengar. Ia pun berharap ke depan Li Claudia semakin memberi perhatian pada penguatan peran perempuan.
“Mudah-mudahan ke depan makin banyak pelatihan dan keterampilan untuk perempuan, supaya kami bisa lebih produktif dan membantu ekonomi keluarga,” harapnya.
Bagi warga, penghargaan yang diterima Li Claudia bukanlah sesuatu yang datang tiba-tiba. Itu adalah pengakuan atas konsistensi seorang pemimpin perempuan yang hadir di tengah masyarakat, menyapa tanpa sekat, dan membawa nilai keibuan ke dalam kepemimpinan.
Di Batam, Li Claudia dikenal berdiri di persimpangan banyak peran, antara rumah dan kantor, antara empati dan ketegasan, antara pengabdian dan tanggung jawab publik.
Wonder Mom Award 2025 pun menjadi penanda bahwa di balik geliat pembangunan daerah, ada peran seorang ibu yang ikut menopang arah masa depan Batam dan bangsa. (***)
Reporter : ARJUNA
Editor : RATNA IRTATIK