Buka konten ini

LONDON (BP) – Linda Noskova sukses mengukir sejarah dengan menjuarai Wimbledon 2026 setelah mengalahkan kompatriotnya asal Republik Ceko, Karolina Muchova, pada partai final. Dalam laga yang berlangsung sengit di Centre Court, All England Club, Noskova memastikan gelar Grand Slam pertamanya lewat kemenangan tiga set dengan skor 6-2, 5-7, dan 6-3.
Dilansir dari beIN Sports, Senin (13/7), keberhasilan tersebut menjadi pencapaian terbesar dalam karier petenis berusia 21 tahun itu. Noskova langsung meraih trofi Grand Slam pada penampilan perdananya di final turnamen mayor, sekaligus menorehkan namanya sebagai salah satu juara Wimbledon termuda di Era Terbuka.
Noskova tampil dominan sejak awal pertandingan. Ia mampu mengendalikan permainan melalui kombinasi servis keras dan pukulan groundstroke yang akurat sehingga berhasil merebut set pertama dengan skor meyakinkan 6-2.
Momentum kemenangan terus berlanjut pada set kedua. Noskova bahkan sempat berada di ambang gelar saat unggul 5-2 dan memperoleh lima championship point. Namun, Muchova menunjukkan mental bertanding yang luar biasa dengan menyelamatkan seluruh peluang tersebut dan membalikkan keadaan untuk merebut set kedua 7-5.
Kebangkitan Muchova membuat pertandingan semakin menegangkan. Final sesama petenis Republik Ceko itu pun harus ditentukan melalui set ketiga.
Beruntung bagi Noskova, ia mampu menjaga ketenangan meski sempat kehilangan momentum. Permainannya kembali stabil pada set penentuan dengan memanfaatkan beberapa kesalahan sendiri yang dilakukan Muchova. Noskova akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 6-3 sekaligus memastikan gelar Wimbledon 2026 menjadi miliknya.
Keberhasilan tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan karier Noskova. Selain meraih trofi Grand Slam perdana, kemenangan di Wimbledon juga menjadi bukti perkembangan pesat petenis muda Republik Ceko yang dalam beberapa musim terakhir terus menunjukkan peningkatan performa di berbagai turnamen besar.
Usai pertandingan, Noskova mengaku sangat bahagia bisa mewujudkan impian menjuarai salah satu turnamen tenis paling bergengsi di dunia. Ia menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras yang dijalani bersama timnya sepanjang musim.
Noskova juga menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarga, tim pelatih, dan para pendukung yang terus memberikan motivasi selama dua pekan penyelenggaraan Wimbledon.
Di sisi lain, Karolina Muchova kembali harus menunda impiannya meraih gelar Grand Slam pertama. Setelah sebelumnya gagal pada final French Open 2023, petenis berusia 29 tahun itu kembali harus puas finis sebagai runner-up meski mampu memberikan perlawanan sengit hingga set ketiga.
Meski kecewa, Muchova tetap menunjukkan sikap sportif dengan memberikan ucapan selamat kepada Noskova. Ia memuji penampilan kompatriotnya yang tampil konsisten dan mampu mengatasi tekanan pada momen-momen krusial pertandingan.
Muchova juga menegaskan tidak akan menyerah dalam mengejar impian menjadi juara Grand Slam. (*)
Laporan : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO
