Buka konten ini

BATAM (BP) – Semangat berbagi dan kepedulian sosial mewarnai perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di lingkungan Badan Pengusahaan (BP) Batam. Melalui Badan Koordinasi Dakwah Islam (BKDI), BP Batam melaksanakan penyembelihan 33 hewan kurban yang terdiri dari 15 ekor sapi dan 18 ekor kambing, Jumat (29/5).
Kegiatan kurban tersebut melibatkan jajaran pimpinan hingga pegawai BP Batam sebagai bentuk ibadah sekaligus wujud kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Ketua Panitia Kurban BP Batam, Rully Syah Rizal, mengatakan hewan kurban yang disembelih berasal dari partisipasi Kepala BP Batam Amsakar Achmad, Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, para anggota/deputi bidang, serta pegawai di lingkungan BP Batam.
Menurut Rully, pelaksanaan kurban setiap tahun tidak hanya menjadi bagian dari syiar keagamaan, tetapi juga mencerminkan semangat kebersamaan dan gotong royong yang terus dijaga.
“Daging kurban nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat yang berhak menerima, termasuk petugas kebersihan, tenaga pendukung operasional di lingkungan BP Batam, serta media mitra BP Batam,” ujarnya.
Ia menjelaskan, proses distribusi dilakukan agar manfaat kurban dapat dirasakan lebih luas. Dengan demikian, momentum Iduladha tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Kami berharap penyaluran daging kurban ini dapat memberikan manfaat dan membawa kebahagiaan bagi para penerimanya,” kata Rully.
Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa Iduladha memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar penyembelihan hewan kurban. Di dalamnya terkandung nilai keikhlasan, pengorbanan, solidaritas, dan kepedulian sosial yang perlu terus ditumbuhkan dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itu, kegiatan kurban di lingkungan BP Batam juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarsesama pegawai sekaligus memperkuat ikatan sosial dengan masyarakat.
Menurutnya, semangat berbagi dari ibadah kurban menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari aspek fisik dan ekonomi, tetapi kepedulian sosial. (*)
Reporter : M SYA’BAN
Editor : GALIH ADI SAPUTRO