Buka konten ini

KABAR duka datang dari Subarkah Hadisarjana. Aktor film yang juga banyak terlibat dalam pementasan teater itu meninggal dunia pada Selasa (11/3), di rumah sakit Sentra Medika Depok, Jawa Barat.
Kabar duka atas meninggalnya Subarkah diungkap Ketua Humas PARFI Every Joe. ”Innalilahi wa’inna ilaihi rojiun. Telah berpulang seorang aktor besar kita, Pak Subarkah pada hari ini,” kata Evry Joe kepada JawaPos.com (grup Batam Pos).
Dia pun berdoa semua amal kebaikannya bernilai kebaikan di sisi Tuhan dan dosa-dosanya diampuni. Selain itu, Evry Joe juga berharap karya-karyanya semasa hidup menjalin amalan kebaikan untuk almarhum.
Kabar meninggalnya Subarkah Hadisarjana juga diungkapkan Dewi Irawan melalui pesan tertulis yang berasal pihak keluarga. Dalam pesan tersebut, dinyatakan bahwa rumah duka terletak daerah Pondok Tirta Mandala, Jl. Rajawali J3 No.6 Depok.
”Insya Allah jenazah akan dimakamkan di TPU Tapos -Bogor Jawa Barat,” demikian pesan dikirimkan pihak keluarga yang di-forward Dewi Irawan.
Subarkah Hadisarjana lahir di Pare, Kediri, Jawa Timur, pada 25 Juni 1958. Dia merupakan aktor, pemain teater, pelukis, penata rias, penata busana, hingga seorang dosen.
Ada banyak judul film diperkuat oleh Subarkah selama ini. Beberapa di antaranya adalah film berjudul Kipas-kipas Cari Angin, Makelar Kodok Untung Besar, Kafir, Petualangan 100 Jam, Ai Lop Yu Pul, Get Married 3 dan lain lain.
Dia juga terlibat dalam sejumlah sinetron yaitu Pelangi di Hatiku, Benang Emas, Si Doel Anak Sekolahan, Cintaku di Rumah Susun, dan lain-lain.
Bersama Teater Kecil, Subarkah sempat tampil di Filipina, Malaysia, dan Singapura, mementaskan Ozon dan Sumur Tanpa Dasar. Tak hanya itu, pertunjukan ini juga sempat dipentaskan di empat kota di Amerika Serikat melalui program Kebudayaan Indonesia di Amerika Serikat (KIAS). Selain di dunia seni peran, Subarkah juga menjadi dosen di Institut Kesenian Jakarta dan London School dan College of La Salle. Dia pun sempat menduduki jabatan penting sebagai Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan di IKJ pada 2002 dan 2009, serta Wakil Dekan III Seni Rupa IKJ pada 2008. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : UMY KALSUM