Buka konten ini

BINTAN (BP) – Aksi pencurian kembali terjadi di kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Baru Sei Jago, Tanjunguban, Kabupaten Bintan. Kali ini, pelaku menggasak seluruh kabel listrik di bangunan Pos Kehutanan yang juga dimanfaatkan sebagai tempat penyimpanan peralatan pengelola makam.
Peristiwa tersebut merupakan kali kedua bangunan di kawasan TPU Sei Jago menjadi sasaran pencurian.
Dalam video yang beredar di media sosial, seorang warga memperlihatkan kondisi bangunan setelah dibobol pelaku. Ia menyebut kabel listrik yang mengarah ke teras dipotong, sementara kabel pada stop kontak di setiap ruangan juga dicabut dan dibawa kabur.
”Terjadi lagi pembobolan di rumah makam. Kabel yang arah ke teras dipotong lagi,” ujar warga dalam video tersebut.Warga menduga pelaku masuk ke dalam bangunan dengan cara menjebol plafon.
Salah seorang pengurus makam, Roberriyanto, menjelaskan bangunan yang dibobol sebenarnya merupakan Pos Kehutanan milik Dinas Kehutanan Provinsi Kepulauan Riau. Selama ini, pengelola TPU memanfaatkan bangunan tersebut sebagai tempat penyimpanan peralatan kerja setelah mendapat izin dari pihak terkait.
”Bangunan itu bukan milik TPU, melainkan milik Dinas Kehutanan. Kami hanya mendapat izin untuk menyimpan alat-alat kerja makam seperti cangkul dan perlengkapan lainnya karena belum memiliki gudang sendiri,” ujarnya, Senin (20/7).
Robert memastikan tidak ada peralatan kerja yang hilang. Namun, seluruh kabel listrik di dalam bangunan telah digasak pelaku.
”Semua kabel habis diambil. Saat ini kami berusaha memasang kembali instalasi kabel seperti semula,” katanya.
Ia berharap pelaku segera ditangkap agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
”Mudah-mudahan pelakunya bisa diamankan,” harapnya.
Sementara itu, Kapolsek Bintan Utara, AKP Jul Ilham, mengatakan pihaknya akan mengecek lokasi kejadian. Hingga Senin (20/7), polisi belum menerima laporan resmi dari korban.
”Laporannya belum ada. Nanti kami cek ke lokasi,” singkatnya. (*)
Laporan: SLAMET NOFASUSANTO
Editor : GUSTIA BENNY
