Buka konten ini

BINTAN (BP) – Pembangunan 51 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Tanjungpinang, Bintan, dan Lingga terus dipacu. Hingga pertengahan Juli 2026, sebanyak 36 unit telah rampung, sementara 15 unit sisanya ditargetkan selesai paling lambat 30 Juli mendatang.
Komandan Kodim (Dandim) 0315/Tanjungpinang, Kolonel Inf Abdul Hamid, mengatakan percepatan pembangunan dilakukan untuk mendukung peresmian tahap pertama sebanyak 35 ribu KDKMP secara nasional oleh Presiden RI pada awal Agustus 2026.
”Per 15 Juli 2026 sudah selesai 36 titik. Masih tersisa 15 titik lagi. Insya Allah, mohon doa, mudah-mudahan pada 30 Juli nanti seluruh 51 titik bisa rampung,” ujarnya.
Abdul Hamid menjelaskan, secara ideal jumlah KDKMP yang dibutuhkan di wilayah Tanjungpinang, Bintan, dan Lingga mencapai 153 unit, menyesuaikan jumlah desa dan kelurahan yang ada.
Namun, keterbatasan aset pemerintah daerah serta belum tersedianya lahan milik desa maupun kelurahan membuat pembangunan tahap awal baru dapat dilakukan di 51 lokasi.
”Sebanyak 51 titik itu tersebar di wilayah Tanjungpinang, Bintan, dan Lingga,” katanya.
Ia menambahkan, dukungan perabot dan perlengkapan dari Agrinas saat ini baru tersedia untuk 16 unit KDKMP.
Meski demikian, seluruh kebutuhan untuk 51 unit tetap akan dipenuhi secara bertahap.
”Intinya nanti kita siapkan untuk 51 titik KDKMP,” ucapnya.
Abdul Hamid menegaskan, desain bangunan KDKMP dibuat seragam di seluruh Indonesia, mulai dari rencana anggaran biaya (RAB), spesifikasi bangunan, hingga luas gedung. Menurut dia, TNI hanya bertugas membangun fisik bangunan dan tidak memiliki kepentingan dalam pengelolaannya.
”Kami TNI hanya membangun fisiknya saja. Tidak ada saham TNI di situ. Nantinya bangunan ini menjadi aset desa dan kelurahan,” tegasnya.
Ia menambahkan, pembangunan KDKMP pada tahap berikutnya akan dilaksanakan setelah pemerintah menerbitkan petunjuk teknis. (***)
Reporter : SLAMET NOFASUSANTO
Editor : GUSTIA BENNY
