Buka konten ini

KARIMUN (BP) – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) Kabupaten Karimun ternyata belum seluruhnya beroperasi. Padahal, ada dapur MBG yang telah rampung dibangun lebih dari enam bulan. Temuan itu mengemuka saat Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura bersama anggota DPR RI Komisi IX meninjau dua SPPG di Pulau Papan, Desa Tanjung Utan, Kecamatan Buru, dan Kecamatan Selat Gelam, Rabu (8/7).
Nyanyang mengatakan, dalam kunjungan tersebut rombongan menemukan salah satu dapur MBG yang telah selesai dibangun lebih dari enam bulan, namun hingga kini belum beroperasi.
”Kami menemukan ada SPPG yang sudah selesai dibangun lebih dari enam bulan, tetapi belum beroperasi,” ujarnya, Rabu (8/7).
Menurut Nyanyang, anggota DPR RI menyayangkan kondisi tersebut mengingat Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas Presiden yang ditujukan untuk meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat.
Temuan itu, lanjutnya, akan menjadi perhatian DPR RI agar operasional dapur MBG di wilayah 3T dapat segera direalisasikan.
Ia menjelaskan, di Provinsi Kepulauan Riau terdapat 151 titik SPPG 3T yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota. Agar dapat beroperasi, setiap SPPG masih harus memperoleh persetujuan dari Badan Gizi Nasional (BGN), termasuk surat resmi, petunjuk pelaksanaan (juklak), dan petunjuk teknis (juknis).
”Kalau surat resmi dari BGN sudah terbit, tentu SPPG tersebut bisa segera beroperasi,” katanya.
Nyanyang yang juga menjabat Ketua Satgas MBG Provinsi Kepri menambahkan, Satgas MBG Kabupaten Karimun telah mengajukan surat permohonan operasional SPPG. Surat tersebut telah diteruskan melalui Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Pekanbaru kepada BGN.
Terkait rencana perubahan status seluruh SPPG menjadi SPPG aglomerasi atau berada di kawasan perkotaan, Nyanyang mengatakan pemerintah daerah masih menunggu keputusan pemerintah pusat.
”Kami di daerah tinggal menunggu keputusan dari pusat dan melaksanakannya. Yang jelas, di Provinsi Kepri terdapat 263 dapur MBG dan semuanya benar-benar ada, tidak ada yang fiktif,” tegasnya.
Ia berharap seluruh SPPG di Kepri dapat segera beroperasi sehingga manfaat Program Makan Bergizi Gratis dapat dirasakan oleh para pelajar dan masyarakat penerima manfaat. (*)
Reporter : SANDI PRAMOSINTO
Editor : GUSTIA BENNY