Buka konten ini

SEIBEDUK (BP) – Tumpukan sampah liar di tepi Jalan Bagan, Kecamatan Sei Beduk, dikeluhkan warga dan pengguna jalan. Selain membuat kawasan tampak kumuh, sampah yang menumpuk sejak sekitar satu bulan terakhir itu juga menimbulkan bau tak sedap.
Camat Sei Beduk, Rifandi Malik, menjelaskan sebelumnya terdapat dua bin kontainer sampah di lokasi tersebut. Namun, fasilitas itu dipindahkan seiring adanya proyek pelebaran jalan.
“Awalnya ada dua bin kontainer. Karena proyek pelebaran jalan, bin dipindahkan. Namun warga tetap membuang sampah di sana. Spanduk larangan juga sudah dipasang, tetapi hilang,” ujar Rifandi, Jumat (12/6).
Menurutnya, pihak kecamatan belum mengetahui secara pasti penyebab warga masih membuang sampah di lokasi tersebut. Karena itu, kecamatan akan berkoordinasi dengan lurah, warga, serta dinas terkait untuk mencari solusi menyeluruh.
“Kami belum tahu persis masalah utamanya, apakah karena sistem pengangkutan sampah di permukiman atau faktor lain. Ini akan kami bahas bersama warga, lurah, dan dinas terkait,” katanya.
Sambil menunggu penyelesaian, warga diminta membuang sampah ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di kawasan Mangsang. Informasi terkait lokasi TPS alternatif tersebut telah disampaikan kepada perangkat RT dan RW setempat.
“Setiap hari lokasi itu tetap dibersihkan. Namun biasanya pagi hari sampah kembali muncul,” ujarnya.
Rifandi berharap masyarakat mematuhi aturan pembuangan sampah demi menjaga kebersihan lingkungan dan kenyamanan pengguna jalan.
“Kami mengimbau warga membuang sampah pada tempat yang telah disediakan agar lingkungan tetap bersih dan Jalan Bagan nyaman dilalui tanpa tumpukan sampah maupun bau tidak sedap,” tutupnya. (*)
Reporter : YOFI YUHENDRI
Editor : MUHAMMAD NUR