Buka konten ini

INGLEWOOD (BP) – Timnas Amerika Serikat akan mengawali perjuangannya di Grup D Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Paraguay di SoFi Stadium, Inglewood, Sabtu (13/6) pagi ini pukul 08.00 WIB. Bermain di hadapan publik sendiri, skuad asuhan Mauricio Pochettino mengusung target meraih kemenangan untuk membuka turnamen dengan hasil positif.
Dukungan puluhan ribu suporter diperkirakan menjadi modal penting bagi Amerika Serikat untuk mengatasi perlawanan Paraguay yang dikenal memiliki organisasi pertahanan disiplin. Laga ini sekaligus menjadi ujian awal bagi Mauricio Pochettino yang masih berupaya membawa The Yanks tampil lebih konsisten di pentas dunia.
Amerika Serikat memasuki Piala Dunia 2026 dengan sejumlah catatan yang belum sepenuhnya meyakinkan. Mereka gagal bersinar di CONCACAF Nations League 2025 dan hanya menempati posisi keempat. Kekalahan dari Meksiko pada final CONCACAF Gold Cup juga membuat performa tim tuan rumah mendapat sorotan.
Meski demikian, tanda-tanda kebangkitan mulai terlihat dalam sejumlah laga terakhir. Amerika Serikat sempat menundukkan Senegal 3-2 sebelum kalah tipis 1-2 dari Jerman dalam pertandingan pemanasan menuju Piala Dunia.
Produktivitas gol menjadi salah satu kekuatan yang patut diperhitungkan. Dalam beberapa laga terakhir, Amerika Serikat mampu mencetak lima gol ke gawang Uruguay, tiga gol ke Senegal, serta dua gol saat menghadapi Belgia, Jepang, dan Paraguay.
Di sisi lain, Paraguay datang dengan modal yang tidak bisa dianggap remeh. Tim asuhan Gustavo Alfaro dikenal sebagai salah satu tim dengan pertahanan paling solid di zona Amerika Selatan. Mereka hanya kebobolan 10 gol dari 18 pertandingan kualifikasi Piala Dunia zona CONMEBOL.
Sejak ditangani Alfaro, Paraguay hanya menelan dua kekalahan dalam 13 pertandingan kualifikasi. Konsistensi tersebut membuat mereka layak disebut sebagai salah satu kuda hitam yang berpotensi menyulitkan tim-tim unggulan.
Paraguay juga memiliki sejumlah pemain kreatif yang dapat menghadirkan ancaman melalui serangan balik cepat. Julio Enciso, Miguel Almiron, dan Diego Gomez diperkirakan menjadi motor serangan untuk menopang Tonny Sanabria di lini depan.

Amerika Serikat diperkirakan menggunakan formasi 3-4-2-1 dengan Matt Freese di bawah mistar. Tim Ream akan memimpin lini belakang bersama Miles Robinson dan Joe Freeman. Di lini tengah, Tyler Adams dan Weston McKennie akan menjadi pengatur ritme permainan.
Christian Pulisic tetap menjadi sosok paling berbahaya yang akan mendukung Malik Tillman dan Folarin Balogun dalam membongkar pertahanan Paraguay.
Sementara itu, Paraguay kemungkinan tetap mengandalkan formasi 4-2-3-1. Gustavo Gomez dan Omar Alderete menjadi benteng utama di lini belakang, sedangkan Enciso, Almiron, dan Diego Gomez akan menopang Sanabria di sektor serang.
Berdasarkan rekor pertemuan, Amerika Serikat memiliki catatan sedikit lebih baik dengan tiga kemenangan dari lima laga terakhir, sedangkan Paraguay meraih dua kemenangan. Pada pertemuan terakhir, 16 November 2025, Amerika Serikat menang 2-1 atas Paraguay.
Bermain di hadapan pendukung sendiri menjadi keuntungan tersendiri bagi skuad Mauricio Pochettino. Namun, Paraguay tetap berpotensi menyulitkan lewat pertahanan rapat dan transisi cepat yang menjadi ciri khas mereka. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : RATNA IRTATIK