Buka konten ini

BINTAN (BP) – Ratusan pencari kerja memadati Job Fair Bintan 2026 yang digelar di Kantor Administrator Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang, Kecamatan Gunung Kijang, Jumat (12/6). Tingginya antusiasme pencari kerja terlihat sejak pagi meski hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
Dalam kegiatan itu, sebanyak 12 perusahaan membuka total 1.309 lowongan kerja untuk berbagai posisi.
Tak hanya warga Bintan, sejumlah pencari kerja juga datang dari daerah lain, termasuk Tanjungpinang, untuk memanfaatkan kesempatan tersebut.
Agus, warga Tanjungpinang, mengaku sengaja datang ke lokasi job fair untuk melamar pekerjaan sebagai welder.
“Mau melamar posisi welder,” ujarnya.
Sementara itu, Safitri Susanti, warga Bintan, berharap kegiatan tersebut dapat membuka peluang kerja bagi lulusan sekolah menengah kejuruan seperti dirinya.
Lulusan SMKN 1 Bintan Timur itu melamar posisi penyetrika di PT Nanshan Fashion Indonesia dan berharap dapat diterima bekerja.
Sekretaris Daerah (Sekda) Bintan, Ronny Kartika, mengatakan job fair merupakan salah satu program pemerintah daerah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui perluasan kesempatan kerja.
Ia menjelaskan, kegiatan serupa sebelumnya telah dilaksanakan di kawasan PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) KEK Galang Batang, Kawasan Wisata Lagoi, serta Kawasan Industri Lobam.
Menurut Ronny, kondisi ketenagakerjaan di Kabupaten Bintan menunjukkan tren positif. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun dari 5,43 persen pada 2023 menjadi 4,53 persen pada 2024.
Selain itu, jumlah penempatan tenaga kerja juga meningkat signifikan, dari 1.507 orang pada 2024 menjadi 3.673 orang pada 2025.
Sementara jumlah lowongan yang tersedia dalam job fair tahun ini naik menjadi 1.309 posisi, dibandingkan 922 lowongan pada pelaksanaan tahun sebelumnya.
“Sebanyak 1.309 lowongan kerja yang tersedia pada job fair tahun ini menjadi bukti bahwa iklim investasi di Bintan terus berkembang,” kata Ronny.
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah juga menyediakan Unit Layanan Disabilitas Ketenagakerjaan sebagai bentuk komitmen memberikan kesempatan kerja yang setara bagi seluruh masyarakat.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Bintan, Ii Santo, mengatakan target utama penyelenggaraan job fair adalah menekan angka pengangguran terbuka di Kabupaten Bintan.
Ia juga mengimbau perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Bintan untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal sesuai kebutuhan industri.
“Minimal 70 persen tenaga kerja yang terserap adalah anak Bintan,” harapnya.
Kepala Administrator KEK Galang Batang, Vita Budhi Sulistyo, menyambut baik pelaksanaan job fair di kawasan tersebut. “Kami berharap job fair dapat mempertemukan kebutuhan industri dengan tenaga kerja lokal yang kompeten,” ujarnya.
Pihaknya akan terus mendukung terciptanya ekosistem industri yang berkelanjutan sehingga investasi yang masuk dapat memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat sekitar. (*)
Reporter : SLAMET NOFASUSANTO
Editor : GUSTIA BENNY