Buka konten ini

ALABAMA (BP) – Piala Dunia 2026 belum dimulai. Namun, Lionel Messi menambah catatan sejarah bersama Argentina. Kapten La Albiceleste itu menjadi pencetak gol tertua dalam sejarah timnas Argentina. Itu setelah dia mencetak satu gol saat Argentina menang 3-0 atas Islandia dalam laga uji coba, Rabu (10/6). Saat menorehkan catatan bersejarah itu, La Pulga-julukkan Messi-sudah berusia 38 tahun, 11 bulan dan 18 hari. Dia melewati rekor Angel Labruna, yang berusia 38 tahun, 9 bulan dan 8 hari ketika mencetak gol ke gawang Brasil pada 1957.
Hebatnya, Messi sebenarnya baru masuk menggantikan Giuliano Simeone pada menit ke-69. Menit bermain penyerang 38 tahun itu masih dijaga, setelah sempat mengalami masalah hamstring kiri saat membela Inter Miami pada Mei lalu.
Akan tetapi, Messi langsung memberikan efek instan. Hanya 53 detik setelah masuk lapangan, umpannya kepada Lautaro Martinez berbuah penalti setelah sang striker dijatuhkan kiper Islandia, Olafsson. Messi, yang maju sebagai eksekutor, memaksimalkan penalti pada menit ke-71. Dia mencetak gol hanya 119 detik sejak masuk lapangan.
Gol yang dicetak di Jordan-Hare Stadium, Alabama, itu tercatat sebagai gol ke-117 Messi bersama Argentina.
“Saya merasa sangat baik. Saya ingin segera bermain dan menghilangkan kekhawatiran yang biasanya muncul setelah mengalami gangguan fisik,” ujar Messi kepada TyC Sports.
“Kami masih punya waktu untuk mempersiapkan diri dan datang ke laga pertama dalam kondisi terbaik,” lanjut pemain terbaik Piala Dunia 2022 itu.
Scaloni Hilangkan Keraguan
Argentina menutup rangkaian persiapan menuju Piala Dunia dengan dua kemenangan beruntun. Sebelum mengalahkan Islandia, tim asuhan Lionel Scaloni ini lebih dulu menundukkan Honduras 2-0 dalam laga uji coba yang disaksikan sekitar 91 ribu penonton di Kyle Field, Texas.
Scaloni pun puas dengan respons yang ditunjukkan para pemain menjelang Piala Dunia. “Tes hari ini membuat saya puas dan menghilangkan banyak keraguan mengenai apa yang mungkin masih kurang dari tim ini,” ujar Scaloni seperti dikutip ESPN.
Kemenangan atas Islandia juga memastikan Argentina kembali ke puncak ranking FIFA. La Albiceleste mengambil alih posisi teratas setelah Spanyol dan Prancis gagal meraih hasil maksimal dalam laga uji coba terakhirnya.
Prancis lebih dulu kehilangan poin setelah kalah 1-2 dari Pantai Gading. Hasil itu membuat Les Bleus turun ke peringkat ketiga. Sedangkan Spanyol yang berada di posisi kedua, juga gagal memanfaatkan peluang untuk merebut posisi puncak. Hasil imbang 1-1 melawan Iraq membuat La Roja kehilangan poin penting meski kemudian berhasil mengalahkan Peru.
Selanjutnya, Argentina akan memulai upaya mempertahankan gelar juara dunia dengan menghadapi Aljazair pada laga pertama Grup J di Kansas City Stadium, Rabu (17/6). “Kami ingin bersaing, datang pada hari pertama dan pulang pada hari terakhir. Kami akan memberikan segalanya untuk membawa kebahagiaan kepada para pendukung,” kata gelandang Argentina, Rodrigo De Paul. (***)
Laporan : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO