Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani, menyambut positif pujian Presiden Prabowo Subianto terhadap partainya. Pujian itu disampaikan Prabowo dalam pidato pada rapat paripurna DPR RI, Rabu, 20 Mei.
”Tentu saja kami mengapresiasi,” kata Puan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5).
Menurut dia, sikap PDIP selama ini konsisten memberi masukan dan kritik terhadap jalannya pemerintahan, bukan untuk menjatuhkan, melainkan untuk memperbaiki.
Puan menegaskan kritik yang disampaikan partainya bersifat konstruktif dan berorientasi kepentingan rakyat.
”Bukan kritik yang negatif, tetapi masukan yang membangun,” ujarnya.
Ia juga menampik anggapan bahwa posisi PDIP sebagai satu-satunya partai di luar pemerintahan didorong oleh semangat kalah atau menang dalam konfigurasi politik.
”Ini bukan soal satu banding tujuh di DPR. Yang kami lakukan menyampaikan masukan agar pemerintahan berjalan lebih baik,” kata Ketua DPR RI itu.
Dalam rapat paripurna, Prabowo secara terbuka menyampaikan terima kasih kepada PDIP yang memilih berada di luar lingkar kekuasaan. Ia menilai sikap itu penting bagi kesehatan demokrasi, terutama dalam menjaga mekanisme saling mengawasi dan mengimbangi lembaga eksekutif.
”Demokrasi kita perlu check and balance,” ujar Prabowo.
Menurut dia, tidak sehat bagi demokrasi jika seluruh partai berada di barisan pendukung pemerintah. Ia mengaku memahami pilihan politik PDIP dan menyebutnya sebagai bentuk pengorbanan demi demokrasi.
Presiden bahkan mengakui kerap menerima kritik keras dari PDIP. Namun, ia menilai kritik tersebut memiliki dasar dan justru berfungsi sebagai pengingat. ”Walaupun tidak enak dikritik, orang yang mengingatkan kita sebenarnya menyelamatkan kita,” kata Prabowo. (*)
Laporan : JP GROUP
Editor : MUHAMMAD NUR