Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Bahan Bakar Orisinil Buatan Indonesia Bos (BOBIBOS) menghadiri audiensi dengan Ditjen Migas Kementerian ESDM, Senin (13/4). Hasilnya, BOBIBOS segera melakukan uji jalan sesuai dengan ketentuan.
Hadir dalam rapat tersebut, Noor Arifin Muhamad, Direktur Teknik dan Lingkungan Migas, Halim Sariwardana Kepala Balai Besar Pengujian Migas (LEMIGAS). Lalu hadir Edi Wibowo, Direktur Bioenergi dan Ditjen EBTKE Prof Eniya Listiani Dewi.
Pembina BOBIBOS, Mulyadi hadir didampingi langsung Founder BOBIBOS, Iklas Thamrin. Rapat dipimpin Dirjen Migas, Laode Sulaeman. Dalam rapat itu, BOBIBOS menjelaskan bahwa bahan bakarnya sangat siap diuji. Bahkan telah melakukan serangkaian uji internal.
“Kami sudah tes jalan di berbagai merek motor, mobil, diesel bahkan truk. Emisinya nol dan lebih irit,” kata Iklas.
Mulyadi mengatakan, BOBIBOS bahan bakunya berasal dari jerami. Bahan yang biasanya dibakar oleh para petani.
“Dengan hadirnya BOBIBOS, petani senyum dua kali. Saat panen ada beras, setelah panen jeraminya punya nilai ekonomi,” kata Mulyadi.
Di depan para direktur Ditjen Migas, Mulyadi mengatakan, inovasi BOBIBOS berdampak besar pada Indonesia. Misalnya, mengurangi impor BBM, mensejahterakan petani, mengurangi dampak lingkungan dari bensin fosil.
“Dan yang paling penting, membuka lapangan pekerjaan,” tegas Politikus Gerindra.
Sementara itu, Dirjen Migas ESDM, Laode Sulaeman mengatakan, Indonesia bisa menjadi solusi BBM bensin yang masih impor. Oleh sebab itu, Laode mendukung inovasi BOBIBOS untuk mengikuti serangkaian tes.
“Nanti dilakukan tes pada kendaraan mobil dan motor. Kita fokuskan di sana,” jelas Laode.
Laode juga memerintahkan Direktur Teknik dan Lingkungan, Migas Noor Arifin Muhammad untuk memimpin tim bersama perwakilan BOBIBOS.
“Nanti langsung bicara tentang teknisnya saja. Disusun kebutuhannya apa saja,” kata Laode.
Dia mengingatkan tentang sejumlah izin yang perlu diajukan oleh BOBIBOS kepada kementerian lain. Khususnya yang berkaitan dengan izin penjualan. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI