Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, dalam operasi tangkap tangan (OTT), Senin (20/7). Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu diamankan di rumah dinasnya beberapa saat setelah menghadiri acara nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 di halaman Kantor Bupati Lombok Barat.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan penangkapan tersebut. Menurut dia, tim penindakan KPK bergerak sejak Senin pagi dan mengamankan Lalu Ahmad Zaini di rumah dinasnya.
“Yang pasti bupati diamankan pagi hari di rumah dinas yang bersangkutan,” kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
Selain bupati, KPK turut mengamankan 18 orang lainnya di sejumlah lokasi di wilayah Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Seluruh pihak yang diamankan kemudian menjalani pemeriksaan awal di Markas Komando Brimob Lombok Barat.

Dalam operasi tersebut, penyidik turut menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai dalam mata uang rupiah serta dokumen yang diduga berkaitan dengan perkara.
“Tim juga mengamankan barang bukti di antaranya uang tunai dalam pecahan rupiah dan beberapa dokumen yang diduga terkait dengan perkara ini,” ujar Budi.
KPK menduga perkara tersebut berkaitan dengan penerimaan uang yang berhubungan dengan proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.
“Perkara ini diduga berkenaan dengan penerimaan yang dilakukan oleh bupati terkait proyek-proyek di lingkungan Kabupaten Lombok Barat,” katanya.
Sesuai ketentuan, KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan sekaligus mengumumkan konstruksi perkara beserta pihak yang ditetapkan sebagai tersangka.
Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto juga membenarkan adanya operasi tangkap tangan tersebut.
“Benar,” ujar Fitroh singkat saat dikonfirmasi.
LHKPN Capai Rp25,5 Miliar
Pasca-OTT tersebut, harta kekayaan Lalu Ahmad Zaini ikut menjadi sorotan. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan pada 26 Januari 2026, total kekayaannya tercatat mencapai Rp25.567.639.655 atau sekitar Rp25,5 miliar.
Sebagian besar asetnya berupa 24 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Lombok Barat, Lombok Tengah, Kota Mataram, hingga Surabaya dengan nilai sekitar Rp14,59 miliar.
Mantan Direktur Utama PT Air Minum Giri Menang (Perseroda) itu juga melaporkan kepemilikan sejumlah kendaraan, yakni Toyota Avanza tahun 2019, Toyota Alphard tahun 2023, Honda HR-V tahun 2024, serta Honda Scoopy tahun 2021 dengan total nilai sekitar Rp1,28 miliar.
Selain itu, ia memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp557,5 juta dan kas serta setara kas sebesar Rp9,13 miliar.
Total seluruh aset tersebut membuat kekayaan Lalu Ahmad Zaini mencapai sekitar Rp25,5 miliar, sebagaimana tercantum dalam LHKPN yang dilaporkannya saat mulai menjabat sebagai Bupati Lombok Barat. (***)
Laporan : JP GROUP
Editor : RATNA IRTATIK
