Buka konten ini

Lantai garasi harus kuat menahan beban kendaraan, tahan lama, sekaligus mendukung tampilan rumah. Beragam pilihan material kini tersedia untuk memenuhi ketiga kebutuhan tersebut.
LANTAI garasi harus memiliki daya tahan tinggi karena menopang beban mobil yang mencapai ratusan hingga ribuan kilogram. Selain kuat, tampilan lantai juga perlu diperhatikan agar selaras dengan desain rumah.
Ada berbagai pilihan material lantai garasi yang terbukti kuat dan tahan lama. Setiap material memiliki keunggulan tersendiri sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan konsep hunian. Dilansir dekoruma berikut pilihannya:
Paving block
Paving block menjadi salah satu pilihan yang banyak digunakan karena memiliki kekuatan sekitar 250–450 kilogram per sentimeter persegi. Material ini dikenal awet, bahkan sering digunakan sebagai pengganti aspal di kawasan perumahan.
Selain kuat, paving block juga ramah lingkungan karena masih memberikan ruang bagi air untuk meresap ke dalam tanah. Pola pemasangannya pun beragam, seperti lurus, menyilang, atau dipadukan dengan dua warna agar tampil lebih menarik.
Grass block
Grass block dibuat dari material semen dengan rongga yang diisi rumput. Kehadiran rumput memberikan kesan hijau dan asri sehingga cocok digunakan pada garasi terbuka atau carport.
Material ini tersedia dalam berbagai bentuk, seperti persegi, persegi panjang, lingkaran, dan segi enam. Perawatannya cukup mudah, yakni dengan memangkas rumput secara berkala.

2. Semen plester solusi termurah dan tercepat untuk memiliki lantai garasi mobil yang kuat dan tahan lama. Foto: mys.sika.com
3. Hampir sama seperti paving block, grass block ini dibuat dari material semen. Namun yang membedakannya adalah grass block ini memiliki celah besar yang diisi dengan rumput. Foto: buildwithabs.com
4. Batu alam memang terkenal akan kekuatan dan usia pemakaiannya yang tahan lama. Tapi tidak semua jenis batu alam cocok untuk dijadikan lantai garasi mobil. Foto: habitusliving.com
Batu andesit
Batu andesit merupakan batu alam yang dikenal kuat dan tahan terhadap cuaca ekstrem. Material ini juga tahan aus, tahan korosi, serta memiliki daya serap air yang rendah sehingga cocok dijadikan lantai garasi.
Selain kokoh, batu andesit menghadirkan kesan alami dan elegan. Material ini sangat sesuai untuk rumah bergaya tropis maupun tradisional.
Batu koral
Lantai batu koral atau pebble stone coating dibuat dari batu koral berukuran kecil hingga sedang yang direkatkan menggunakan semen.
Permukaannya yang bertekstur membuat lantai tidak licin sehingga lebih aman saat kendaraan diparkir. Warna batu koral pun beragam, mulai dari hitam, abu-abu, hingga cokelat. Material ini juga cocok dipadukan dengan jalan setapak di area taman.
Semen plester
Semen plester menjadi pilihan yang praktis dan ekonomis untuk lantai garasi. Proses pembuatannya sederhana, tetapi tetap menghasilkan lantai yang kuat dan tahan lama.
Perawatannya mudah, begitu pula saat memerlukan perbaikan. Tampilan semen plester yang dibiarkan tanpa pelapis juga cocok untuk rumah bergaya minimalis maupun industrial.
Semen cetak
Semen cetak memadukan beton berbentuk persegi atau persegi panjang dengan celah yang diisi batu koral. Perpaduan tersebut menghasilkan tampilan sederhana, tetapi tetap menarik.
Material ini banyak digunakan pada garasi terbuka karena tidak mudah terlihat kotor saat hujan. Namun, batu koral perlu dirapikan secara berkala karena mudah bergeser akibat roda kendaraan.
Keramik
Keramik menjadi pilihan yang tepat untuk garasi dalam ruangan. Material ini tersedia dalam berbagai ukuran, warna, motif, dan ketebalan sehingga mudah disesuaikan dengan konsep rumah.
Agar lebih awet, pilih keramik dengan ketebalan yang memadai dan tingkat kerapatan tinggi. Permukaan keramik sebaiknya memiliki tekstur antiselip agar lebih aman saat digunakan.
Beton
Lantai beton dikenal memiliki daya tahan yang sangat baik. Material ini dibuat dari campuran semen, air, pasir, atau kerikil sehingga lebih kuat dibandingkan semen biasa.
Permukaannya dapat dibiarkan terekspos tanpa pelapis tambahan atau diberi tekstur agar tidak licin. Beton sangat cocok digunakan pada garasi yang menampung dua mobil atau lebih.
Rubber tile
Rubber tile merupakan ubin berbahan karet yang dipasang di atas lantai garasi. Material ini mudah dipasang maupun dilepas sesuai kebutuhan.
Setiap ubin memiliki celah untuk mengalirkan air dan kotoran sehingga membantu mengurangi genangan. Permukaannya juga tidak licin serta lebih tahan terhadap retak karena sifatnya yang lentur.
Sandstone
Sandstone atau batu pasir menjadi salah satu batu alam yang cocok digunakan sebagai lantai garasi. Tingkat kekerasannya lebih tinggi dibandingkan marmer sehingga lebih tahan terhadap beban kendaraan.
Permukaannya yang bertekstur membuat sandstone aman digunakan pada garasi terbuka. Selain itu, tampilannya yang elegan mampu bertahan selama puluhan hingga ratusan tahun jika dirawat dengan baik.
Selain kuat dan tahan lama, lantai garasi sebaiknya memiliki beberapa karakteristik berikut agar lebih aman dan nyaman digunakan. Berikut ciri lantai garasi yang Ideal:
Permukaan kasar
Permukaan yang kasar membantu mengurangi risiko kendaraan tergelincir, terutama saat hujan atau pada garasi yang memiliki kemiringan.
Keramik tebal
Jika menggunakan keramik, pilih produk dengan ketebalan sekitar 8–10 milimeter dan tingkat ketahanan PEI 4 atau PEI 5 agar tidak mudah retak maupun mengalami abrasi.
Tahan air
Garasi tidak hanya digunakan untuk memarkir kendaraan, tetapi juga sering dimanfaatkan untuk mencuci atau melakukan perawatan kendaraan. Karena itu, material lantai harus tahan terhadap air dan tidak mudah rusak, terutama pada garasi terbuka.
Mudah dibersihkan
Lantai garasi sebaiknya mudah dibersihkan karena ban kendaraan sering membawa debu, lumpur, maupun noda. Material yang mudah dipel atau disikat akan mempermudah perawatan sekaligus menjaga kebersihan garasi. (***)
Laporan : JP GROUP
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI
