Buka konten ini

BINTAN (BP) – Lintasan pelayaran KMP Bahtera Nusantara (BN) 01 dan KMP BN 03 resmi mengalami perubahan sejak 1 Juli 2026. Penyesuaian rute tersebut membuat KMP BN 03 kini melayani lintasan lebih panjang hingga wilayah Natuna, sehingga frekuensi keberangkatan kapal RoRo ke daerah tersebut bertambah.
Supervisi Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Ainul Yaqin, mengatakan perubahan lintasan dilakukan oleh Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) karena kedua kapal merupakan kapal perintis.
Saat ini, KMP BN 01 melayani rute Tanjunguban–Letung (Kuala Maras)–Matak–Midai–Sedanau–Penagih.
Sebelumnya, kapal tersebut melayani lintasan yang lebih panjang, yakni Tanjunguban–Kuala Maras–Matak–Midai–Sedanau–Penagih–Subi–Serasan–Sintete.
Sementara itu, KMP BN 03 kini melayani rute Tanjunguban–Tambelan–Sintete–Serasan–Subi–Penagih. Sebelumnya, kapal tersebut hanya melayani lintasan Tanjunguban–Tambelan–Sintete.
”Kalau sebelumnya rute panjang hanya dilayani KMP BN 01, sekarang KMP BN 03 juga melayani lintasan tersebut,” ujar Ainul, Jumat (3/7).
Ia mengatakan, sebagian besar pengguna jasa telah mengetahui perubahan jadwal dan lintasan tersebut. KMP BN 01 telah lebih dahulu beroperasi dengan rute baru, sedangkan KMP BN 03 dijadwalkan berlayar pada Jumat (3/7) malam dari Tanjunguban menuju Tambelan, Sintete, Serasan, Subi, hingga Penagih.
”Kemarin KMP BN 01 sudah berlayar. Malam ini KMP BN 03 berangkat dari Tanjunguban melalui Tambelan menuju Natuna,” katanya.
Menurut Ainul, perubahan lintasan memberikan manfaat bagi masyarakat yang bepergian menuju Natuna. Dengan bertambahnya kapal yang melayani rute tersebut, frekuensi pelayaran RoRo meningkat dari tiga kali menjadi empat kali dalam sebulan.
”Masyarakat mengaku terbantu. Awalnya jadwal keberangkatan hanya tiga kali, sekarang menjadi empat kali dalam sebulan,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar membeli tiket penyeberangan melalui kanal resmi ASDP untuk menghindari penipuan maupun kendala saat keberangkatan. (*)
Reporter : SLAMET NOFASUSANTO
Editor : GUSTIA BENNY