Buka konten ini
JAKARTA (BP) – Kementerian Pertahanan (Kemhan) merevisi program latihan dasar militer (latsarmil) bagi calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih (KMNP).
Salah satu perubahan utama adalah membatalkan rencana menjadikan puluhan ribu peserta sebagai Komponen Cadangan (Komcad) setelah menyelesaikan pelatihan.
Wakil Menteri Pertahanan, Donny Ermawan Taufanto, mengatakan peserta kini hanya akan mengikuti pendidikan dan pelatihan bela negara tanpa status sebagai Komcad.
“Kami sudah merevisi program ini. Semula mereka juga akan menjadi Komponen Cadangan. Kini kami tetapkan mereka hanya diberikan pembinaan pendidikan dan pelatihan bela negara,” kata Donny, Rabu (1/7).
Dengan perubahan tersebut, materi pelatihan difokuskan pada pembentukan karakter melalui pendidikan bela negara. Peserta tidak lagi menerima pelajaran penggunaan senjata maupun taktik militer yang sebelumnya menjadi bagian dari pendidikan Komcad.
Menurut Donny, peserta akan dibekali materi tentang nasionalisme, patriotisme, disiplin, kepemimpinan, serta kebersamaan.
“Mereka hanya diberikan pelajaran terkait nasionalisme, patriotisme, dan disiplin. Mengikuti jadwal harian juga menjadi bagian dari pembentukan disiplin,” ujarnya.
Evaluasi terhadap program dilakukan setelah lima peserta latsarmil meninggal dunia pada pekan lalu.
Berdasarkan hasil sementara, para peserta meninggal akibat kondisi kesehatan yang menurun serta penyakit bawaan.
Selain mengubah materi pelatihan, Kemhan juga memangkas durasi pendidikan bela negara dari satu bulan menjadi dua pekan.
“Dari segi waktu juga berkurang. Yang tadinya Komponen Cadangan selama satu bulan, kini bela negara kami perpendek menjadi dua minggu,” kata Donny.
Sisa waktu pelatihan akan difokuskan pada pembekalan manajerial. Calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih akan mendapatkan materi mengenai pengelolaan koperasi, sedangkan calon manajer Kampung Nelayan Merah Putih memperoleh modul tentang pengelolaan kampung nelayan. (*)
Laporan : JP GROUP
Editor : FISKA JUANDA
