Buka konten ini

UTUSAN Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menegaskan bahwa Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tetap berkomitmen menjadi partai yang lahir dan tumbuh dari kalangan ulama. Karena itu, perjuangan partai akan selalu berpihak pada kepentingan umat, bangsa, dan negara.
Penegasan tersebut disampaikan Mardiono saat bersilaturahmi dengan Ustaz Abdul Somad (UAS) di Pekanbaru, Riau, Rabu (17/6).
Dalam pertemuan itu, Mardiono mengaku datang tidak hanya sebagai Ketua Umum PPP, tetapi juga sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan. Ia meminta masukan dan nasihat dari UAS terkait tugas-tugas pemerintahan yang sedang diembannya.
”Yang pertama tentu untuk bersilaturahmi dan membawa misi kenegaraan karena saya sebagai Utusan Khusus Presiden. Saya memohon pencerahan terkait kebijakan-kebijakan dan tugas pemerintahan yang sedang saya jalankan,” ujar Mardiono.
Menurutnya, Indonesia saat ini menghadapi berbagai tantangan dan dinamika global yang membutuhkan pandangan serta arahan dari para ulama. Karena itu, masukan dari UAS dinilai sangat berharga.
Mardiono mengungkapkan, banyak wejangan yang diperolehnya dalam pertemuan tersebut. Sebagai partai yang didirikan para ulama, PPP akan terus menjaga jati diri dan memperjuangkan aspirasi umat.
”PPP tidak akan terlepas dari pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara. PPP adalah partai para ulama yang memiliki misi mulia untuk terus memperjuangkan kepentingan umat serta menjaga persatuan bangsa,” tegasnya.
Ia menambahkan, UAS merupakan tokoh yang memiliki wawasan luas, baik dalam lingkup nasional maupun internasional. Berbagai pandangan yang disampaikan diharapkan menjadi bekal dalam menjalankan amanah pemerintahan maupun memimpin partai.
Sementara itu, UAS menyambut baik kunjungan Mardiono. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban sambil membahas berbagai persoalan kehidupan berbangsa dan bernegara.
”Alhamdulillah, Bapak Muhamad Mardiono berkenan meluangkan waktu datang ke tempat kami yang penuh kesederhanaan. Hanya duduk, minum teh, dan mengobrol. Mudah-mudahan bermanfaat bagi umat dan bangsa,” kata UAS.
Menurutnya, partisipasi politik umat Islam sangat penting dalam proses pembangunan bangsa. Aspirasi masyarakat perlu diperjuangkan melalui jalur politik dan lembaga perwakilan rakyat.
”Umat Islam mesti melek politik. Aspirasi masyarakat harus disampaikan melalui wakil-wakil rakyat di parlemen sehingga dapat diwujudkan menjadi payung hukum, baik dalam bentuk peraturan daerah maupun undang-undang,” pungkasnya. (***)
Laporan : JP GROUP
Editor : MUHAMMAD NUR