Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Love & 10 Million Dollars, series karya anak bangsa tidak hanya berhasil mencuri perhatian publik di Tanah Air, tapi juga digemari oleh banyak orang dari berbagai negara.
Terbukti, series dari rumah produksi Hitmaker Studios yang ditayangkan melalui platform streaming WeTV itu berhasil trending di banyak negara.
Alhasil, series yang dibintangi Davina Karamoy, Giorgino Abraham, Elina Joerg, dan Anthony Xie meraih penghargaan MURI untuk kategori Web Series Indonesia yang Trending di Negara Terbanyak di 34 Negara.
Giorgino Abraham senang apa yang dikerjakannya dengan sangat serius membuahkan hasil yang membanggakan disukai oleh banyak orang dari sejumlah negara.
”Ini suatu pencapaian yang luar biasa trending di beberapa negara,” kata Gino dalam jumpa pers di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (4/6).
Hal senada juga diungkap Elina Joerg. Dia bersyukur sekali series yang dibintanginya ternyata ditonton banyak orang dari berbagai negara.
”Meskipun di series ini ada adegan aku yang agak tidak senonoh. Sampai banyak yang bertanya, itu beneran kamu kak?,” kata Elina.
Febriamy Hutapea selaku Country Head WeTV Indonesia mengatakan, pihaknya sejak awal sudah sangat optimistis dengan series ini karena mengangkat cerita yang masih dianggap tabu oleh banyak orang namun relate. Terutama tentang hubungan menantu- mertua dan toxic marriage (pernikahan beracun).
”Yang kami angkat dalam series ini adalah hubungan antar manusia, tentang toxic marriage, tentang hubungan menantu-mertua. Tema ini kadang berusaha dihindari karena mungkin agak tabu untuk diangkat. Tapi di series ini kita eksplor hal-hal seperti itu,” paparnya.
Sementara itu, Rocky Soraya dari rumah produksi Hitmaker Studios mengungkapkan, pihaknya melakukan diskusi serius dengan WeTV sejak awal memulai project. Pembicaraan berfokus tentang tema universal yang bisa diterima oleh banyak orang dari banyak negara.
”Kita diskusi gimana bisa diterima bukan hanya di Indonesia, tapi juga di dunia,” ujarnya. (*)
Laporan : JP GROUP
Editor : GUSTIA BENNY