Buka konten ini

BATAM (BP) – Ruas jalan di atas Terowongan Pelita, dari arah Seraya menuju Simpang Indomobil, kembali amblas dan membahayakan pengendara. Permukaan jalan terlihat bergelombang dan menurun, sehingga berisiko memicu kecelakaan, terutama pada malam hari.
Pantauan di lokasi, Jumat (22/5) sore, sejumlah pengendara tampak memperlambat laju kendaraan saat melintasi titik jalan yang rusak tersebut. Pengendara roda dua bahkan terlihat ekstra hati-hati untuk menghindari bagian jalan yang mengalami penurunan.
Kondisi ini dikhawatirkan semakin berisiko mengingat ruas tersebut merupakan jalur padat yang menghubungkan kawasan Seraya dengan Simpang Indomobil serta pusat Kota Batam.
Menanggapi hal itu, Deputi Infrastruktur Badan Pengusahaan (BP) Batam, Denny Tondano, mengatakan pihaknya telah turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan sekaligus menyiapkan langkah perbaikan menyeluruh.
Menurut Denny, BP Batam saat ini tengah mempersiapkan peralatan serta mobilisasi alat berat sebelum pekerjaan dimulai.
“Sedang proses persiapan alat hari ini. Nanti malam (tadi malam, red) alat dimobilisasi. Estimasi pelaksanaan satu minggu, mulai besok sudah kerja,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selama proses perbaikan berlangsung, arus lalu lintas tidak akan ditutup total. BP Batam telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menerapkan sistem buka-tutup sebagian guna mengantisipasi kemacetan.
“Koordinasi dengan polisi, jalan hanya boleh ditutup setengah saja pada saat perbaikan,” katanya.
Sebelumnya, ruas jalan di atas Terowongan Pelita juga sempat mengalami kerusakan serupa dan telah diperbaiki. Namun, amblasnya kembali jalan tersebut memunculkan kekhawatiran pengguna jalan.
”Pengendara diimbau berhati-hati dan memelankan laju kendaraan saat melintas di ruas jalan ini, terutama selama perbaikan,” ujar Denny. (***)
Reporter : M SYA’BAN
Editor : GALIH ADI SAPUTRO