Buka konten ini

BURNLEY FC memang sudah tidak memiliki target apa pun di sisa musim ini. Namun, The Clarets menegaskan tidak akan menyerah begitu saja saat menghadapi Arsenal di Emirates Stadium, Selasa (19/5) dini hari WIB.
Burnley dipastikan terdegradasi dari Premier League dua pekan lalu dan kini hanya tinggal menuntaskan dua pertandingan terakhir musim ini. Salah satu laga penutup tersebut mempertemukan mereka dengan Arsenal yang tengah memburu gelar juara Liga Inggris.
Bermain di markas pemuncak klasemen tentu menjadi tantangan berat bagi Burnley. Terlebih, Arsenal sedang dalam performa impresif dan membutuhkan kemenangan untuk menjaga persaingan dengan Manchester City dalam perebutan trofi Premier League.
Bursa taruhan pun lebih banyak menjagokan Arsenal menang dengan skor besar demi memperlebar selisih gol. Pada pertemuan pertama musim ini, Burnley juga harus menyerah 0-2 di kandang sendiri pada 1 November lalu.
Statistik pun tidak berpihak kepada Burnley. Mereka menjadi tim dengan jumlah kebobolan terbanyak musim ini setelah kemasukan 73 gol. Catatan tersebut tentu menjadi peluang bagi lini serang Arsenal yang sudah mengoleksi 68 gol sepanjang musim.
Meski demikian, Burnley menegaskan tidak akan datang ke London hanya untuk menjadi pelengkap pesta tuan rumah. Pelatih interim Burnley, Mike Jackson, memastikan timnya tetap akan tampil kompetitif dan memberikan perlawanan maksimal.
“Orang-orang mungkin sudah tahu hasilnya bakal seperti apa, tetapi kami harus datang dengan keyakinan untuk bisa melawan dan menang,” ujar Jackson seperti dikutip Sky Sports.
Jackson menilai laga melawan Arsenal justru menjadi kesempatan bagi para pemain Burnley untuk menunjukkan karakter dan profesionalisme mereka di tengah situasi sulit.
“Saya rasa Anda harus melihat ini sebagai kesempatan. Pertama karena kami bisa bermain di laga seperti ini, kedua karena kami sangat antusias menyambutnya dan punya peluang tampil bagus di sana,” lanjutnya.
Ia juga menegaskan Burnley tetap menjaga keseriusan hingga akhir musim meski status degradasi sudah tidak bisa dihindari.
“Kami tidak bisa mengatur apa yang terjadi di sekitar kami, tetapi kami bisa memastikan tetap bermain serius, seperti saat menghadapi Aston Villa pekan lalu,” terang Jackson. (***)
Laporan : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO