Buka konten ini

BATAM (BP) – Archipelago Hotel Batam menggelar acara silaturahmi dan tausiyah bersama Ustaz Jojo Ali Yusuf di Aston Nagoya City Hotel, Minggu (3/5) sore. Kegiatan tersebut dihadiri ratusan karyawan serta tamu undangan dalam suasana pasca-Idulfitri dan menjelang Hari Raya Iduladha.
Cluster General Manager Archipelago Hotel Batam, Yanuar Dedy mengatakan kegiatan itu menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus menambah nilai spiritual bagi seluruh peserta yang hadir.
“Semoga acara ini menjadi berkah bagi kita semua. Saya juga sangat senang Ustaz Jojo bisa meluangkan waktu hadir di Batam,” ujarnya.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Jojo Ali Yusuf mengingatkan pentingnya menjaga lisan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, ucapan seseorang dapat membawa dampak besar, baik untuk diri sendiri maupun orang lain.
“Kekuatan lisan itu luar biasa. Ucapan adalah doa. Selamatnya manusia itu salah satunya karena bisa menjaga lisannya,” kata Ustaz Jojo.
Ia mencontohkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk saat mendidik anak, seseorang sebaiknya menghindari ucapan negatif karena dapat berdampak buruk.
“Kadang terlihat sepele, misalnya mengatakan anak tidak bisa diatur atau mengucapkan hal buruk kepada orang lain. Padahal lisan itu bisa lebih manis dari madu, tapi juga bisa menjadi sangat tajam,” ujarnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan agar tidak mudah menghina atau menghakimi orang lain yang sedang menghadapi masalah hidup.
“Orang hidup pasti punya masalah. Ajaran Nabi Muhammad, kalau ada orang yang punya masalah jangan dihujat. Siapa yang menghina orang punya masalah, bisa jadi sebelum akhir hidupnya mengalami hal yang sama,” katanya.
Menurutnya, rasa benci terhadap orang lain hanya akan membuat hati menjadi sempit dan tidak membawa manfaat dalam kehidupan.
“Jadilah seperti lebah, di mana hinggap menyerap kebaikan dan memberikan kebaikan.
Jangan seperti lalat, yang datang justru membawa dan mencari hal-hal kotor,” ungkapnya.
Diakhir tausiyah, Ustaz Jojo mengajak para tamu undangan untuk terus menjaga silaturahmi. Sebab, silaturahmi bukan sekadar ajang berkumpul, tetapi juga salah satu cara menjemput rezeki.
“Orang yang bersilaturahmi, insyaAllah rezekinya akan dilapangkan oleh Allah SWT,” katanya.
Ia mencontohkan dalam pekerjaan perhotelan. Semakin luas jaringan pertemanan dan relasi yang dimiliki, akan memperbesar peluang baru maupun kolaborasi.
“Dan teruslah berbuat kebaikan. Karena kita lakukan sebenarnya bukan hanya untuk orang lain, tapi juga untuk diri kita sendiri,” tutupnya. (*)
Reporter : YOFI YUHENDRI
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI