Buka konten ini
BENGKONG (BP) – Polisi masih terus menyelidiki identitas pria tanpa identitas (Mr X) yang ditemukan tewas tergantung di pohon ceri di Jalan Yos Sudarso, Bengkong, Selasa (28/4) lalu, meski telah menerima satu laporan orang hilang.
Unit Reskrim Polsek Bengkong hingga kini belum dapat memastikan kecocokan antara laporan orang hilang tersebut dengan korban. Proses identifikasi terkendala kondisi jenazah yang sudah tidak dapat dikenali saat ditemukan.
Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Iptu Apriadi, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pelapor yang mengaku kehilangan anggota keluarganya. Namun, pelapor tidak dapat memastikan identitas korban.
“Kami masih koordinasi dengan pelapor yang melaporkan kehilangan saudaranya, namun pelapor tidak bisa mengenali. Penyidik juga masih melakukan koordinasi dengan pihak RS Bhayangkara,” ujar Apriadi.
Dari hasil pemeriksaan, pelapor belum dapat memastikan korban adalah anggota keluarganya yang hilang. Selain kondisi fisik korban yang sudah rusak, ciri-ciri pakaian yang dikenakan juga tidak sesuai dengan keterangan keluarga.
“Menurut keterangan pelapor, keluarganya tidak pernah memakai topi. Sementara korban saat ditemukan mengenakan topi. Jadi belum bisa dipastikan,” jelasnya.
Meski demikian, pelapor menyatakan kesiapannya untuk menjalani tes DNA guna memastikan identitas korban secara ilmiah. Langkah ini dinilai sebagai metode paling akurat dalam mengungkap jati diri korban.
Apriadi menyebutkan, proses tes DNA masih menunggu koordinasi lebih lanjut dengan dokter forensik. Saat ini, dokter forensik yang akan menangani pemeriksaan tersebut masih berada di luar Kota Batam.
“Rencananya Senin kami akan koordinasi dengan dokter forensik, dr Leo. Saat ini beliau masih berada di Lingga, jadi kita menunggu beliau kembali ke Batam,” ungkapnya.
Selain itu, kepolisian juga telah berkoordinasi dengan seluruh Polsek di wilayah Batam untuk menelusuri kemungkinan adanya laporan orang hilang lainnya yang berkaitan dengan kasus ini. Namun hingga kini belum ditemukan kecocokan.
Jenazah korban masih berada di RS Bhayangkara Polda Kepri sambil menunggu proses identifikasi lebih lanjut. Polisi berharap identitas korban segera terungkap dalam waktu dekat.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau kerabat untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat. Khusus di wilayah Bengkong, masyarakat dapat berkoordinasi langsung dengan Unit Reskrim Polsek Bengkong guna membantu proses penyelidikan. (*)
Reporter : EUSEBIUS SARA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO