Buka konten ini

TANJUNGPINANG (BP) – Penerapan pembelian tiket secara daring (e-ticketing) di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang, Kepulauan Riau, belum berjalan maksimal. Mayoritas calon penumpang masih memilih membeli tiket langsung di loket.
Selama periode mudik Lebaran 2026, tercatat sebanyak 86.556 penumpang tiba dan 85.745 penumpang berangkat melalui pelabuhan tersebut. Namun, dari total penumpang berangkat, hanya 12,69 persen yang membeli tiket melalui website.
Sementara itu, sebanyak 87,31 persen penumpang masih melakukan pembelian tiket secara langsung di loket Pelabuhan SBP Tanjungpinang.
“Pembelian tiket online melalui konter mencapai 87,31 persen, sedangkan melalui QRIS sebesar 12,69 persen,” ujar Kepala Seksi Lalu Lintas dan Angkutan Laut KSOP Kelas II Tanjungpinang, Abd Rachman, Minggu (3/5).
Ia menjelaskan, pembelian tiket secara online tidak hanya dilakukan secara mandiri, tetapi juga difasilitasi melalui konter dan mesin M-Kios. Dengan demikian, masyarakat tetap memiliki pilihan dalam mengakses layanan pembelian tiket.
“Pembelian tiket online itu ada yang melalui konter dan juga melalui M-Kios, sehingga tetap memudahkan masyarakat,” jelasnya.
Rachman menambahkan, jumlah penumpang pada periode mudik Lebaran 2026 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 160.886 orang untuk arus datang dan berangkat.
Selain itu, pihak KSOP Tanjungpinang juga telah melakukan evaluasi terhadap sistem penjualan tiket, termasuk penerapan e-ticketing di Pelabuhan SBP.
“Evaluasi penerapan e-ticketing sudah kami lakukan,” pungkasnya. (*)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : GUSTIA BENNY