Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menyatakan bahwa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menuntaskan penyusunan substansi Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu. Pemerintah, kata dia, kini berada dalam posisi siap untuk mengikuti tahapan pembahasan bersama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.
Bima menjelaskan, proses penyusunan draf RUU tersebut tidak dilakukan secara sepihak. Kemendagri menggandeng berbagai pemangku kepentingan, termasuk kalangan akademisi dan lembaga riset, guna memastikan materi yang disusun komprehensif dan relevan dengan kebutuhan sistem pemilu ke depan.
Ia menambahkan, koordinasi juga dilakukan bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional serta sejumlah perguruan tinggi yang turut memberikan masukan dalam penyusunan substansi beleid tersebut.
“Pada prinsipnya Kemendagri sudah siap, karena prosesnya melibatkan banyak mitra, mulai dari Bappenas hingga perguruan tinggi dan lembaga penelitian,” ujar Bima di sela peringatan Hari Otonomi Daerah XXX di Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Senin.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa sejumlah dokumen penting yang dibutuhkan dalam pembahasan RUU telah disiapkan. Penyusunan tersebut dikoordinasikan oleh Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum), termasuk dalam merumuskan substansi yang mampu mengantisipasi dinamika politik selama proses pembahasan di parlemen.
Menurut Bima, pemerintah tidak hanya menyiapkan draf naskah, tetapi juga pandangan resmi, daftar inventarisasi masalah (DIM), serta berbagai isu strategis yang berpotensi menjadi fokus pembahasan bersama DPR.
“Intinya kami sudah menyiapkan seluruh kebutuhan, mulai dari naskah hingga pandangan pemerintah dan isu-isu krusial. Jadi ketika proses politik di DPR berjalan dan membutuhkan itu, kami sudah siap,” tegasnya.
Ia menambahkan, saat ini Kemendagri tinggal menunggu dimulainya proses politik di DPR terkait pembahasan RUU Pemilu. Pemerintah memastikan akan langsung terlibat aktif ketika tahapan tersebut resmi bergulir.
“Yang jelas kami dalam posisi siap. Begitu proses politik di DPR dimulai, kami akan mengikuti dan berpartisipasi penuh,” pungkas Bima. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO