Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Azizah Salsha akhirnya angkat bicara mengenai rumah tangganya yang berakhir dengan pesepak bola Pratama Arhan. Dilansir dari intiseleb.com, melalui unggahan di Instagram eksklusif yang kemudian tersebar ke publik, putri politikus Andre Rosiade itu mencurahkan isi hatinya, mulai dari rasa lelah hingga permintaan tegas agar keluarganya tidak ikut terseret dalam polemik tersebut.
Dalam unggahannya, Azizah—yang akrab disapa Zize—memberi ruang bagi publik untuk berkomentar atau berspekulasi soal kehidupannya.
“Kamu boleh mengatakan apa pun tentangku, aku tidak masalah dengan itu,” tulisnya.
Perempuan 22 tahun itu mengaku mengetahui sepenuhnya apa yang terjadi di balik kegagalan rumah tangganya. Ia memilih diam selama ini, namun menegaskan bukan berarti tidak memahami situasi yang terjadi.
“Aku tahu apa yang sebenarnya terjadi dalam pernikahanku sebelumnya,” ungkapnya.
Meski demikian, Zize meminta publik untuk berhenti terus mengulik kehidupan masa lalunya. Ia bahkan menyampaikan peringatan terbuka kepada pihak-pihak yang dinilainya terlalu jauh mengusik.
“Jangan menguji kesabaranku ya? Aku bisa menceritakan semuanya secara detail jika perlu,” tulisnya.
Azizah juga mengungkapkan bahwa proses pernikahan singkat itu menyisakan kelelahan emosional yang panjang, meski ia tidak menjelaskan secara rinci peristiwa yang dimaksud.
“Karena jujur saja, aku sudah lelah menghadapi ini selama hampir 3 tahun,” curhatnya.
Namun, yang paling ia soroti adalah kenyataan bahwa perpisahannya dengan Pratama Arhan tidak serta-merta menghentikan hujatan dan komentar negatif dari publik.
“Aku pikir dengan perpisahan kami, semua kebencian dan kebohongan akhirnya akan berhenti. Ternyata tidak,” ujarnya.
Zize juga menegaskan keberatannya ketika keluarganya ikut menjadi sasaran komentar warganet. Ia meminta agar keluarga besarnya tidak dilibatkan dalam persoalan tersebut.
“Jangan libatkan orang tua atau keluarga saya dalam hal ini,” tegasnya.
Ia berharap seluruh kritik dan komentar hanya ditujukan kepada dirinya secara pribadi. Pesan tersebut kemudian ia tutup dengan kalimat singkat. (*)
Reporter : JP Group
Editor : GALIH ADI SAPUTRO