Buka konten ini

SAN ANTONIO (BP) – Hanya sehari setelah mencetak sejarah sebagai pemain termuda yang meraih penghargaan Defensive Player of the Year (DPOY), Victor Wembanyama justru mengalami nasib buruk. Bintang San Antonio Spurs itu mengalami cedera kepala saat timnya kalah 103-106 dari Portland Trail Blazers, pada game kedua playoff, Rabu (22/4).
Cedera itu terjadi saat Wembanyama mencoba menembus pertahanan Blazers saat kuarter kedua tersisa 8 menit 57 detik. Saat duel dengan Jrue Holiday, dia terjatuh dan mendarat dengan dagu terlebih dahulu di lantai. Dia sempat terlihat kehilangan kesadaran sesaat.
Wembanyama akhirnya hanya bermain selama 12 menit sebelum dinyatakan tidak bisa melanjutkan pertandingan. Pelatih Spurs, Mitch Johnson, menyebut pemainnya masih dalam pemantauan medis.
“Saya hanya tahu dia mengalami gegar otak dan sedang dalam protokol. Kami tentu akan mengambil langkah yang tepat dan sesuai,” ujarnya dikutip dari ESPN.
Berdasarkan aturan NBA, pemain yang mengalami gegar otak tidak diperbolehkan kembali bermain penuh setidaknya dalam 48 jam setelah cedera. Meski begitu, aktivitas ringan bisa dimulai setelah 24 jam jika gejala tidak memburuk.
Selain itu, pemain harus melewati beberapa tahapan evaluasi sebelum mendapat izin tampil. Keputusan akhir nantinya berada di tangan dokter tim setelah berkonsultasi dengan direktur protokol liga. Game 3 dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (26/4) pagi WIB di Portland.
Cedera tersebut bisa jadi pukulan bagi Spurs. Apalagi, Wemby -sapaan akrab Wembanyama- tampil dominan ketika game pertama dengan torehan 35 poin. Catatan itu membawa Spurs unggul 111-98. (*)
Laporan : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO