Buka konten ini

KUALA LUMPUR (BP) – Kebakaran besar melanda kawasan rumah terapung di Kampung Bahagia, Sandakan, Negeri Sabah, Malaysia, Minggu (19/4). Sedikitnya 9.007 warga terdampak dalam peristiwa tersebut.
Kepala Kepolisian Distrik Sandakan, George Abd Rakman, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 01.30 dini hari. Lokasi kemudian ditetapkan sebagai daerah bencana sekitar pukul 04.00 pagi.
“Daerah ini terdiri dari sekitar 1.200 rumah, dan sekitar 1.000 rumah terdampak dengan total 9.007 korban,” ujarnya, seperti dikutip dari BERNAMA.
Ia menjelaskan, aparat tengah melakukan pendataan korban untuk keperluan evakuasi serta penyaluran bantuan.
George juga membantah informasi yang beredar di media sosial terkait adanya korban jiwa dalam insiden tersebut.
“Sejauh ini belum ada laporan korban jiwa. Kemungkinan hanya ada yang mengalami cedera saat menyelamatkan barang atau membantu warga lain,” tegasnya.
Operasi penanganan bencana dilakukan secara terpadu bersama sejumlah instansi, termasuk Jabatan Bomba dan Penyelamat Malaysia sebagai komandan insiden, serta Angkatan Pertahanan Awam Malaysia.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan oleh pihak berwenang.
Sementara itu, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyatakan keprihatinannya atas kejadian tersebut. Ia menegaskan keselamatan korban dan penyaluran bantuan menjadi prioritas utama.
“Pemerintah tengah berkoordinasi dengan Pemerintah Negeri Sabah untuk menyediakan bantuan dasar dan penempatan sementara secepat mungkin,” ujarnya. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GUSTIA BENNY