Buka konten ini

BATAM KOTA (BP) – Permintaan pemasangan Zona Selamat Sekolah (ZoSS) di sejumlah titik rawan lalu lintas di Kota Batam mulai banyak disampaikan pihak sekolah. Keberadaan ZoSS dinilai penting untuk meningkatkan keselamatan siswa saat menyeberang maupun ketika berangkat dan pulang sekolah.
Salah satu lokasi yang diusulkan adalah jalan di depan SMP Negeri 12 Batam Kota. Kawasan tersebut dinilai rawan karena tingginya volume kendaraan yang melintas dengan kecepatan relatif tinggi, terutama pada jam masuk dan pulang sekolah.
Sebelumnya, Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra bersama Dinas Perhubungan (Dishub) telah memasang ZoSS di SD Negeri 001 Batam Kota dan SD Negeri 009 Botania. Pemasangan tersebut bertujuan memperlambat laju kendaraan di sekitar sekolah sekaligus meningkatkan keselamatan peserta didik.
Kepala Dishub Kota Batam, Leo Putra, mengatakan pihaknya siap menampung aspirasi masyarakat maupun sekolah terkait kebutuhan pemasangan ZoSS di berbagai titik. Saat ini, Dishub juga akan melakukan penyisiran dan pemetaan sekolah yang berada di kawasan rawan kecelakaan atau memiliki lalu lintas padat.
“Kami akan sisir semua, namun kita perlu arahan dari pimpinan karena anggarannya di sana,” kata Leo Putra kepada Batam Pos, Senin (20/4) siang.
Ia menegaskan, keselamatan anak sekolah menjadi prioritas bersama. Menurutnya, ZoSS bukan hanya sekadar marka dan rambu lalu lintas, tetapi bentuk perlindungan bagi siswa yang setiap hari beraktivitas di sekitar jalan raya.
“Demi keselamatan anak-anak sekolah, tentu akan terus kita dorong. Jangan sampai ada kejadian yang tidak kita inginkan baru kita bergerak,” ujarnya.
Leo menjelaskan, pemasangan ZoSS membutuhkan anggaran cukup besar karena mencakup marka jalan, rambu, pengecatan, zebra cross, hingga perlengkapan pendukung lainnya di sekitar sekolah.
Karena itu, ia berharap adanya dukungan dari pimpinan daerah, baik wali kota maupun wakil wali kota, agar program keselamatan sekolah tersebut dapat diperluas ke lebih banyak lokasi.
Menurut Leo, keberhasilan pemasangan ZoSS di dua sekolah sebelumnya juga tidak lepas dari perhatian dan dorongan pimpinan daerah yang menempatkan keselamatan siswa sebagai prioritas.
Selain itu, ia menilai Dinas Pendidikan Kota Batam juga perlu lebih aktif mendorong usulan dari sekolah-sekolah yang membutuhkan ZoSS, sehingga program keselamatan di lingkungan pendidikan dapat berjalan lebih cepat dan terarah.
“Kalau ada sinergi antara sekolah, Dinas Pendidikan, dan Dishub, tentu akan lebih mudah menentukan titik-titik mana yang paling prioritas untuk dipasang ZoSS,” katanya. (*)
Reporter : M SYA’BAN
Editor : GALIH ADI SAPUTRO