Buka konten ini
JAKARTA (BP) – Pengurus Besar Tinju Indonesia (Perbati) telah menyiapkan lima petinju untuk menghadapi Asian Games Nagoya 2026. Mereka adalah Vicky Tahumil Junior (51 kg), Asri Udin (60 kg), Maikhel Muskita (80 kg), serta Nabila Maharani (54 kg) dan Huswatun Hasanah (63 kg).
Untuk menempa mereka, kelimanya akan menjalani pemusatan latihan (training camp/TC) selama empat bulan ke Vietnam dan Uzbekistan Sekretaris Jenderal Perbati Hengky Silatang menjelaskan, pemilihan atlet dilakukan secara objektif berdasar rekomendasi tim review Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
”Salah satu (kriteria) adalah peraih medali SEA Games (2025),” kata Hengky.
Seiring dibebani target menyumbangkan medali, yang artinya harus bersaing dengan negara-negara kuat seperti Uzbekistan, Tajikistan, Jepang, Thailand, dan Filipina, Perbati menyiapkan program terukur seperti TC.
Di Vietnam, para petinju akan menjalani TC selama sebulan dan dilanjutkan tiga bulan di Uzbekistan. Selama program tersebut, atlet akan mengikuti latihan tanding dan evaluasi secara berkala.
”Setelah pemusatan latihan, mereka tidak kembali ke Indonesia. Mereka akan langsung bergabung dengan kontingen di Nagoya,” jelas Hengky.
Selama TC, kelima petinju didampingi pelatih kepala Kamanit Narerak serta dua pelatih nasional, Patrick Timbowo dan Mathias Mandiangan. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO