Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Laporan e-Conomy SEA 2025 dari Google, Temasek, dan Bain memproyeksikan ekonomi digital Indonesia akan mencapai Gross Merchandise Value sebesar US$180 hingga 340 miliar pada 2030, dengan sektor e-commerce sebagai kontributor terbesar.
Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, data internal SIRCLO mencatat peningkatan signifikan dalam aktivitas belanja konsumen di kanal digital, dengan volume pesanan yang tumbuh lebih dari dua kali lipat sepanjang 2025.
Namun, di tengah peluang tersebut, perkembangan industri turut dipengaruhi faktor eksternal, mulai dari perubahan dinamika ekonomi global dan domestik, hingga pola perilaku konsumen yang terus bergerak di ranah digital. Kondisi ini menuntut para pelaku usaha untuk lebih adaptif dalam membaca pergerakan pasar.
”Kemampuan membaca pergerakan pasar dan menetapkan fokus yang tepat menjadi kunci pertumbuhan yang berkelanjutan,” kata Founder dan Chief Executive Officer SIRCLO Brian Marshal kepada wartawan di Jakarta, Selasa (14/4).
Memasuki fase strategis pada 2026, lanjut Brian, SIRCLO memusatkan kapabilitas pada solusi yang relevan bagi enterprise brand dalam menjawab kebutuhan pasar secara lebih terarah, seperti ekspansi demografi konsumen hingga model interaksi berjualan online yang terus berevolusi.
Dalam mendukung pertumbuhan brand secara lebih terintegrasi, perusahaan memfokuskan kapabilitasnya pada sejumlah solusi yang tidak hanya berorientasi untuk membantu brand hadiran di kanal digital, tetapi juga membantu dalam mengelola operasional, memperluas jangkauan pasar, memperkuat pemasaran, hingga menghadirkan gambaran bisnis berbasis data.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui SIRCLO Commerce sebagai End-to-End E-Commerce Enablement yang merupakan solusi utama dalam mendukung kebutuhan brand di ekosistem digital commerce.
”Solusi ini dibangun melalui enam pilar utama, yaitu Account Management, Marketing Strategy, Analytics, Content Production, Customer Service, serta Warehouse & Fulfilment, yang saling terintegrasi untuk mendukung brand menjalankan dan mengembangkan bisnis digital dengan lebih optimal,” ungkap Brian Marshal.
Kapabilitas ini diperkuat beberapa value-added services yang lebih spesifik, mulai dari SIRCLO Multi-Origin sebagai Smart Network Expansion yang membantu perluasan jaringan distribusi melalui pemanfaatan peran distributor lokal sebagai fulfilment hub untuk menekan biaya logistik dan mempercepat pengiriman.
Kemudian SIRCLO StreamLab sebagai 360° Marketing Solutions yang hadir untuk membantu brand memperkuat strategi pemasaran dan engagement dengan konsumen, SIRCLO Cross Border sebagai Indonesia Market Entry for Global Brands untuk membuka peluang masuk ke pasar Indonesia bagi brand global, hingga SIRCLO Insights sebagai Incisive E-Commerce Report yang memberikan perspektif berbasis data guna mendukung pengambilan keputusan bisnis yang lebih tajam.
”Kami meyakini bahwa ekosistem digital commerce di Indonesia masih menyimpan peluang yang luas ke depan. Dengan semangat Be The Future, Today, kami berkomitmen menjadi mitra pertumbuhan enterprise brands guna kemajuan hari ini dan masa depan,” ucap Brian. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI