Buka konten ini

BATUAJI (BP) – Seorang pria, A, menjadi sasaran amukan massa di jalur menuju Pelabuhan Sagulung, Kelurahan Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji, Sabtu (23/8) malam. Warga sempat menuduhnya sebagai begal bersenjata tajam, namun polisi memastikan ia terduga pelaku percobaan pencurian.
Kejadian bermula saat dua pria mengendarai sepeda motor diduga hendak mencuri di salah satu permukiman sekitar pelabuhan. Namun, aksi mereka dipergoki warga sehingga keduanya tancap gas ke arah simpang empat Polsek Batuaji. Warga yang mengetahui langsung ramai-ramai melakukan pengejaran.
Di turunan simpang empat Polsek Batuaji, satu dari dua pria itu berhasil diturunkan dari sepeda motor. Warga yang tidak mengetahui duduk perkara sebenarnya meneriakinya sebagai begal. Amarah massa pun tak terbendung hingga pria tersebut sempat menjadi bulan-bulanan sebelum diamankan polisi.
Polsek Batuaji segera mengevakuasi pria itu ke kantor polisi untuk mencegah amukan massa lebih lanjut. Kanit Reskrim Polsek Batuaji, Iptu Andi Pakpahan, membenarkan kejadian tersebut.
“Ternyata yang bersangkutan bukan begal. Mereka dikejar warga dari arah Pelabuhan Sagulung karena dicurigai hendak mencuri. Saat sampai di simpang empat, warga lain yang tidak tahu kejadian awal meneriaki pelaku sebagai begal sehingga langsung diamankan,” jelasnya.
Hingga kini, polisi masih memeriksa pria yang diamankan. Sementara, satu rekannya berhasil kabur dan masih dalam pengejaran polisi.
“Ini masih kami periksa. Satu kawannya berhasil melarikan diri,” tambah Andi.
Ia juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati menyikapi informasi di lapangan untuk menghindari tindakan main hakim sendiri.
“Kami minta warga segera melaporkan ke pihak berwenang jika ada dugaan tindak kejahatan, agar penanganannya sesuai prosedur,” pungkasnya.
Sebelumnya, Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dengan berbagai aksi kejahatan, termasuk kejahatan jalanan.
”Perlu peran semua pihak untuk menjaga keamanan. Segera laporkan jika ada yang mencurigakan,” ujarnya.
Sementara itu, untuk antisipasi kejahatan jalanan, Kapolresta masyarakat agar tidak menggunakan barang berharga atau perhiasan yang mencolok saat berkendara. ”Serta menghindari perjalanan seorang diri pada malam hari,” tutupnya. (***)
Reporter : Eusebius Sara
Editor : RATNA IRTATIK